- Musim kemarau jadi peluang cuan bagi Gen Z, dari jual minuman segar hingga produk perawatan kulit.
- Ide usaha laris: minuman dingin, rujak buah, sayur musiman, masker, hingga kolam renang.
- Kunci sukses ada pada inovasi, kebersihan, promosi digital, dan membaca kebutuhan masyarakat.
SuaraJawaTengah.id - Musim kemarau sering kali membuat banyak orang mengeluh karena udara kering dan suhu yang menyengat. Tapi bagi yang jeli, cuaca panas justru bisa jadi ladang rezeki.
Ada banyak peluang usaha yang laris manis saat orang-orang butuh kesegaran, perlindungan kulit, dan kenyamanan.
Berikut tujuh ide usaha yang bisa dicoba generasi Z di Jawa Tengah ketika suhu mulai naik.
1. Bisnis Minuman Dingin
Tidak ada yang lebih nikmat daripada minuman segar di tengah panasnya siang hari. Usaha minuman dingin selalu jadi pilihan utama di musim kemarau.
Kamu bisa menjual jus buah, es kelapa muda, es campur, es krim, atau minuman kekinian seperti es kopi susu. Kunci suksesnya terletak pada kesegaran bahan dan alat pendingin yang mumpuni. Pastikan minumanmu selalu dalam kondisi dingin, bersih, dan punya cita rasa khas agar pelanggan terus kembali.
2. Rujak Buah Segar
Rujak adalah makanan yang tidak pernah sepi peminat di cuaca panas. Perpaduan manis, pedas, dan asam dari sambal rujak membuatnya segar dan menggugah selera.
Kamu bisa menjual rujak dari berbagai buah lokal seperti mangga muda, jambu air, nanas, hingga kedondong. Rujak bisa dijual di pinggir jalan, di kafe kecil, atau lewat platform online. Kemasan yang menarik dan kebersihan produk akan membuat pelanggan makin percaya.
Baca Juga: Pasti Cuan! 10 Jenis Usaha Keripik Rumahan yang Bikin Kantong Tebal!
3. Sayuran Musiman
Bagi yang punya lahan, bisnis sayuran musiman bisa menjadi sumber pendapatan tambahan. Ada beberapa jenis sayur yang tumbuh subur saat kemarau, seperti jagung, mentimun, tomat, dan labu. Kamu bisa menjual hasil panen langsung ke pasar, restoran, atau lewat media sosial.
Kalau ingin nilai jual lebih tinggi, kreasikan hasil panen menjadi produk olahan seperti jus tomat, acar mentimun, atau keripik labu. Selain memberi keuntungan, usaha ini juga membantu menjaga ketahanan pangan lokal.
4. Masker dan Pelindung Diri
Musim kemarau biasanya disertai debu dan polusi yang meningkat. Kondisi ini bisa jadi peluang usaha dengan menjual masker dan pelindung wajah.
Modalnya tidak besar, tapi kebutuhan pasar tinggi. Kamu bisa menawarkan masker kain bermotif, masker medis, hingga produk pelindung wajah untuk aktivitas luar ruangan. Tren masker fashion juga bisa menjadi tambahan nilai jual. Selain cuan, usaha ini bermanfaat bagi kesehatan banyak orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Duh! Guru dan Murid di Blora Jadi Korban Investasi Bodong, Ini 7 Faktanya
-
Miris! Tolak Batal Puasa, Siswa SD di Brebes Dihajar 6 Teman Sekelas, Ini 7 Faktanya
-
Buruan Daftar! Rekrutmen Manajer Kopdes Merah Putih 2026 untuk Jateng - Jogja Dibuka, Ini 7 Faktanya
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama