- Cuaca panas di Jateng bikin dawet jadi primadona. Tiap daerah punya versi unik dan cita rasa khas.
- Dari Dawet Ayu Banjarnegara hingga Dawet Telasih Solo, tiap jenis punya bahan dan topping berbeda.
- Dawet bukan sekadar minuman segar, tapi juga warisan budaya dan kreativitas kuliner khas Jawa Tengah.
SuaraJawaTengah.id - Cuaca di Jawa Tengah belakangan ini bisa terasa sangat menyengat. Di tengah suhu yang makin ekstrem, segelas dawet dingin terasa seperti oase di padang pasir.
Minuman tradisional berbahan dasar santan, gula aren, dan cendol ini bukan cuma menyegarkan, tapi juga punya kekayaan rasa dan sejarah panjang di berbagai daerah.
Menariknya, hampir setiap kabupaten di Jawa Tengah punya versi dawetnya sendiri, dengan bahan, warna, dan tambahan topping yang berbeda.
Yuk, simak sepuluh dawet paling enak di Jawa Tengah yang wajib kamu coba saat cuaca panas menyerang.
Dawet Ayu Banjarnegara sering disebut sebagai “sesepuh”-nya es dawet di Jawa Tengah. Minuman ini bahkan pernah dinobatkan sebagai minuman terpopuler dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia 2021.
Ciri khasnya sederhana namun memikat, campuran santan gurih, sirup gula aren, dan dawet kenyal dari tepung beras. Tak ada tambahan buah atau topping berlebih, tapi justru di situlah letak keistimewaannya.
Rasa klasiknya lembut dan manisnya pas di lidah. Tak heran kalau Dawet Ayu jadi ikon kuliner Banjarnegara yang dikenal hingga luar negeri.
2. Dawet Ireng Purworejo
Baca Juga: Resmi! Dawet Ayu Banjarnegara Warisan Budaya Tak Benda Indonesia
Kalau dawet ayu identik dengan warna hijau lembut, dawet khas Purworejo justru tampil beda dengan warna hitam. Dawet Ireng, yang berasal dari Kecamatan Butuh, Purworejo, terbuat dari campuran tepung beras dan merang padi yang dibakar, menghasilkan warna hitam pekat alami.
Rasa dawetnya tetap lembut, berpadu manis dengan juruh gula aren dan santan. Beberapa penjual menambahkan potongan nangka untuk memperkaya aroma dan rasa. Disajikan dalam gelas tanah liat dengan es batu, sensasinya benar-benar menyejukkan tenggorokan di siang terik.
3. Dawet Jepara
Jepara dikenal dengan pantainya yang panas dan angin laut yang menyengat, dan di situlah Es Dawet Jepara jadi penolong sejati.
Dawet khas Jepara dibuat dari tepung kanji, bukan tepung beras, sehingga teksturnya lebih kenyal dan sedikit transparan. Yang membuatnya istimewa adalah isiannya yang super lengkap.
Satu mangkuk dawet Jepara bisa berisi cendol, santan, sirup gula merah, potongan nangka, agar-agar, kelapa muda, alpukat, melon, hingga kolang-kaling. Rasanya mirip es campur, tapi lebih ringan dan segar. Cocok banget diminum setelah berkeliling kota ukir yang panas.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Tragedi Cuaca Ekstrem di Batang: 3 Orang Tewas Disapu Badai, Pengendara Mobil Jadi Korban
-
Buya Yahya Jelaskan Qunut Ramadhan di Pertengahan Bulan, Ini 5 Faktanya
-
Listrik Mati Massal Jateng: 894 Ribu Pelanggan Terdampak Badai, 8 Wilayah Sempat Gelap Gulita
-
Mahasiswa Undip Diduga Dikeroyok 30 Teman Satu Jurusan hingga Gegar Otak, Ini Fakta-faktanya
-
Seret Nama Gubernur di Pusaran OTT, Ahmad Luthfi Ungkap Fakta Pertemuan dengan Fadia A Rafiq