Budi Arista Romadhoni
Kamis, 27 November 2025 | 22:54 WIB
Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman saat melakukan kunjungan kerja ke BRI Unit Kartini Semarang Ahmad Yani, Semarang. [Dok BRI]
Baca 10 detik
  • Menteri UMKM Maman Abdurrahman meninjau penyaluran KUR di BRI Unit Kartini Semarang pekan ini untuk memastikan efektivitas prosesnya.
  • Menteri menguji staf BRI mengenai syarat KUR, termasuk survei usaha dan ketiadaan agunan untuk pinjaman hingga Rp100 juta.
  • Maman mensosialisasikan kebijakan baru KUR 2026 yang memungkinkan pengajuan berkali-kali dengan bunga tetap enam persen.

Penjelasan yang konsisten dan informatif itu pun menuai pujian langsung dari sang menteri. "Nah ini enak, ini jelas informasinya," puji Menteri Maman.

Momen kunjungan itu juga dimanfaatkan Maman untuk mensosialisasikan kebijakan baru pemerintah terkait KUR yang akan berlaku efektif mulai 1 Januari 2026.

Kebijakan tersebut memungkinkan debitur untuk mengajukan pinjaman berkali-kali tanpa batasan jumlah pengajuan, dengan suku bunga yang tetap flat sebesar 6 persen.

Sebagai informasi, BRI sebagai bank penyalur KUR terbesar telah merealisasikan penyaluran KUR sebesar Rp147,2 triliun kepada 3,2 juta debitur hingga Oktober 2025. Jumlah tersebut mencapai 83,2 persen dari total target alokasi KUR BRI tahun 2025 sebesar Rp177 triliun.

Load More