- Tanah longsor hebat melanda empat desa di Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus pada 10 Januari 2026 akibat hujan deras.
- BPBD Kudus mencatat total 18 titik longsor menyebabkan kerusakan infrastruktur jalan dan menimpa beberapa rumah warga.
- Dampak terparah terjadi di Desa Colo, menyebabkan jembatan sepanjang 50 meter ambrol dan dua mobil terperosok sungai.
SuaraJawaTengah.id - Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, dilanda bencana tanah longsor hebat menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus mencatat, sedikitnya 18 titik longsor tersebar di empat desa di Kecamatan Dawe, menyebabkan kerusakan infrastruktur parah, memutus akses jalan, bahkan menelan korban jiwa.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Kudus, Eko Hari Djatmiko, mengungkapkan bahwa bencana ini terjadi pada Jumat (10/1) malam, dengan dampak terparah di Desa Japan, Kuwukan, Ternadi, dan Colo.
"Dari keempat desa tersebut, tercatat ada 18 titik terjadinya tanah longsor yang tersebar di empat desa," kata Eko Hari Djatmiko di Kudus, Kamis (10/1/2025).
Desa Japan: Akses Terputus dan Rumah Tertimpa Tebing
Di Desa Japan, enam lokasi longsor tercatat, dengan dua di antaranya memutus akses jalan vital. Longsoran tebing setinggi sekitar 10 meter bahkan menimpa rumah warga, merusak dinding kamar mandi milik Andi dan Warsudi.
Tak hanya itu, rekahan tanah sepanjang sekitar 10 meter muncul di depan rumah warga, menimbulkan kekhawatiran akan longsor susulan.
Akses jalan menuju Rejenu dan jalur ke Desa Plukaran, Dukuh Beji, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, kini terputus total, menghambat mobilitas warga dan distribusi logistik.
Desa Kuwukan: Jalan Tertutup Total, Rumah Rusak
Baca Juga: Tim SAR Temukan Tujuh Korban Longsor Banjarnegara, Tiga Teridentifikasi
Situasi serupa terjadi di Desa Kuwukan, di mana enam lokasi longsor menutup akses jalan warga dan merusak dua unit rumah.
Salah satu longsor bahkan mengakibatkan kamar mandi rumah warga jebol, sementara jalan kabupaten dilaporkan tertutup total oleh material longsor, mengisolasi sebagian warga.
Desa Ternadi: Bahu Jalan Ambrol, Rumah Terdampak
Di Desa Ternadi, tiga lokasi longsor di wilayah RT 2/RW 4 berdampak pada dua rumah warga serta bahu jalan kabupaten. Meskipun tidak separah desa lain, longsoran ini tetap mengancam keselamatan dan kenyamanan warga setempat.
Desa Colo: Jembatan Ambrol, Dua Mobil Terperosok ke Sungai
Desa Colo menjadi lokasi longsor paling dramatis, dengan tiga titik longsor menyebabkan ambrolnya jalan dan jembatan menuju portal kawasan wisata ziarah Sunan Muria sepanjang sekitar 50 meter dengan kedalaman mencapai 20 meter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Kudus Darurat Longsor! Longsor Terjang 4 Desa, Akses Jalan Putus hingga Mobil Terperosok
-
5 Lapangan Padel Hits di Semarang Raya untuk Olahraga Akhir Pekan
-
Perbandingan Suzuki Ertiga dan Nissan Grand Livina: Duel Low MPV Keluarga 100 Jutaan
-
Fakta-fakta Kisah Tragis Pernikahan Dini di Pati: Remaja Bercerai Setelah 6 Bulan Menikah
-
Miris! Sopir Truk Kawasan Industri Terboyo Keluhkan Iuran Pemeliharaan Tapi Jalannya Banyak Rompal