- PT Semen Gresik memenangkan Top CSV Award 2025 atas keberhasilan program Creating Shared Value (CSV) "Bumi Kartini".
- Program Bumi Kartini fokus pada tiga pilar: bercocok tanam, pengelolaan limbah ternak, dan bank sampah di Blora.
- Penghargaan ini menggarisbawahi integrasi CSV perusahaan dengan peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat.
SuaraJawaTengah.id - PT Semen Gresik kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan Top CSV Award 2025 berkat keberhasilan program Creating Shared Value (CSV) “Bumi Kartini”.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan terhadap strategi bisnis perusahaan yang tidak hanya mengejar pertumbuhan finansial, tetapi juga menciptakan nilai bersama bagi masyarakat melalui dampak sosial yang berkelanjutan.
Penghargaan tersebut menegaskan bahwa Semen Gresik telah mampu mengintegrasikan konsep CSV dalam operasional bisnisnya, sehingga keberhasilan perusahaan berjalan selaras dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Program Bumi Kartini sendiri terbukti memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya kelompok perempuan.
Melalui program ini, Semen Gresik menghadirkan solusi pemberdayaan yang bukan hanya meningkatkan pendapatan rumah tangga, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi lokal secara mandiri.
Senior Manager of Communication & CSR PT Semen Gresik, Sulistyono, menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya atas capaian ini.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, terutama masyarakat sekitar yang telah menjadi bagian penting dari keberhasilan program ini. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat mampu menghasilkan dampak yang luar biasa,” ujarnya.
Program Bumi Kartini berfokus pada tiga pilar utama, lanjutnya, yaitu gerakan bercocok tanam di pekarangan rumah, pengelolaan limbah ternak sapi menjadi pupuk organik, serta pendirian bank sampah.
Ketiga kegiatan utama ini dirancang untuk meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga, menjaga kelestarian lingkungan, dan menciptakan ekosistem pemberdayaan perempuan yang berkelanjutan di Desa Ngampel, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Baca Juga: Rumah BUMN Rembang Semen Gresik Dukung UMKM Binaan Tembus Pasar Global Lewat Inacraft 2025
Inisiatif bercocok tanam di pekarangan telah membantu banyak keluarga memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri, sekaligus membuka peluang usaha.
Hal ini sekaligus memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan keluarga dan peningkatan pendapatan tambahan.
Sementara itu, pengolahan limbah sapi menjadi pupuk organik berhasil mengurangi pencemaran lingkungan sembari menciptakan produk bernilai jual tinggi.
Sehingga limbah dapat dikelola menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat, sejalan dengan prinsip ekonomi sirkular yang kini banyak didorong dalam industri berkelanjutan.
Melalui penghargaan Top CSV Award 2025, Semen Gresik menegaskan posisinya sebagai perusahaan yang mampu memadukan keberhasilan bisnis dapat tumbuh beriringan dengan pemberdayaan sosial, lingkungan, dan ekonomi masyarakat sekitar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Geger! Janjikan Haji Bersubsidi Rp100 Juta, Warga Solo Ditangkap Usai Korban Gagal Berangkat
-
Ekonomi Jateng Tumbuh 5,8 Persen, Kemiskinan Masih 9,21 Persen, Ahmad Luthfi Akui Masih Banyak PR
-
Baru 100 Meter Tinggalkan SPBU, Mobil Xenia di Semarang Terbakar
-
Pendakian Terakhir Fahri di Gunung Slamet, Jatuh ke Kawah Saat Tertinggal dari Tiga Temannya
-
BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah Terdampak Gempa NTT