- Tim inovasi Banyu Umup 4.0 dari PT Semen Gresik meraih predikat Gold pada ajang ICQCC 2025 di Taipei, Taiwan, November 2025.
- Keberhasilan ini menunjukkan penguatan budaya inovasi perusahaan dalam operasional sekaligus menjadi keunggulan kompetitif berkelanjutan.
- Inovasi tim berfokus pada peningkatan efisiensi serta keandalan sistem kelistrikan di area vital dan sistem penangkal polusi pabrik.
SuaraJawaTengah.id - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh PT Semen Gresik, melalui tim inovasi Banyu Umup 4.0 dengan berhasil meraih penghargaan predikat Gold dalam ajang bergengsi International Convention on Quality Control Circle (ICQCC) 2025 yang digelar di Taipei International Convention Center (TICC) pada 3–6 November 2025.
Ajang internasional tersebut diikuti ratusan tim inovasi lebih dari 14 negara. Raihan Gold tersebut menegaskan posisi PT Semen Gresik sebagai perusahaan yang terus menumbuhkan budaya inovasi di setiap lini operasionalnya.
Kepala Unit Sistem Manajemen Semen Gresik (SMSG) sekaligus fasilitator tim Banyu Umup 4.0, Rizza Adya Ruspaputra, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan tersebut. “Raihan gemilang ini membuktikan bahwa semangat inovasi telah menjadi bagian dari budaya kerja di setiap lini PT Semen Gresik”, jelasnya.
Inovasi bukan hanya menjadi sarana untuk meningkatkan efisiensi, tetapi juga menjadi keunggulan kompetitif yang memperkuat keberlanjutan dan daya saing perusahaan di tengah dinamika industri yang terus berkembang.
Ajang internasional tersebut juga menjadi wadah bagi para inovator dunia untuk menunjukkan hasil karya terbaik, saling bertukar pengetahuan, serta berbagi pengalaman dalam upaya meningkatkan kualitas dan produktivitas, baik secara individu maupun tim.
“Kami berharap para inovator Semen Gresik terus memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan. Semangat berinovasi ini sejalan dengan target perusahaan dalam mewujudkan operational excellence, maintenance excellence, dan environment excellence,” terangnya.
Sementara itu, ketua tim Banyu Umup 4.0, Ahmad Hasan Minnurdin, mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi kepada manajemen PT Semen Gresik atas kepercayaan yang diberikan untuk mewakili perusahaan di ajang internasional tersebut.
Ia menjelaskan bahwa inovasi yang diusung timnya berfokus pada peningkatan efisiensi dan keandalan sistem kelistrikan di berbagai area vital pabrik, termasuk pengelolaan peralatan pendukung proses produksi dan sistem penangkal polusi di Pabrik Rembang.
“Raihan predikat Gold ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami dan seluruh insan Semen Gresik. Persaingan di tingkat internasional sangat ketat, namun kerja keras, kolaborasi, dan semangat inovasi membawa hasil yang membanggakan. Semoga pencapaian ini dapat menjadi motivasi baru bagi kami untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata bagi keberlanjutan perusahaan,” pungkasnya.
Baca Juga: Semen Gresik Raih Penghargaan Rintek 2025, Komitmen Inovasi Teknologi Industri Ramah Lingkungan
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Tarif Pokok PKB Jateng 2026 Tetap Sama, Budayawan Budianto Hadinegoro: Isu Hoax!
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Polisi Pastikan Bocah Tewas di Mranggen Demak Murni Bunuh Diri
-
Ketua Komjak: Indonesia Emas 2045 Terancam Jika Hukum Tak Ditaati
-
Pemprov Jateng Tegaskan Tak Ada Kenaikan Pajak Kendaraan 2026, Siap Beri Diskon 5 Persen