- Musim hujan menyebabkan beberapa hewan seperti kalajengking dan tikus meninggalkan habitatnya yang tergenang air dan mencari tempat kering dalam rumah.
- Peningkatan populasi nyamuk merupakan dampak musim hujan karena genangan air bersih menjadi lokasi ideal bagi mereka untuk bertelur dan berkembang biak.
- Pencegahan kemunculan hewan seperti laron dan semut memerlukan pengendalian cahaya lampu serta menjaga kebersihan rumah dari sisa makanan dan kelembapan.
Serangan laron biasanya terjadi secara tiba-tiba dan dalam jumlah besar, sehingga sangat mengganggu aktivitas rumah. Kamu bisa mengurangi kemunculannya dengan mematikan lampu yang tidak diperlukan atau memasang tirai tebal agar cahaya tidak menarik perhatian mereka.
Selain itu, pastikan pintu dan jendela tertutup saat hujan turun di malam hari karena inilah waktu paling umum laron mulai bermunculan.
5. Nyamuk
Musim hujan identik dengan meningkatnya populasi nyamuk. Genangan air yang bersih seperti bak mandi, ember, atau tempat penampungan air menjadi lokasi ideal bagi nyamuk untuk bertelur dan berkembang biak.
Banyak orang mengira nyamuk berkembang di air kotor, padahal justru air bersih memiliki nutrisi yang dibutuhkan larva. Karena itu, kamu harus rutin menguras bak mandi, menutup penampungan air, dan memastikan tidak ada wadah kosong yang bisa menampung air hujan.
Nyamuk bukan sekadar mengganggu, tetapi juga membawa risiko penyakit seperti demam berdarah, chikungunya, dan malaria.
6. Semut
Kelembapan tanah saat hujan membuat sarang semut menjadi basah. Untuk bertahan hidup, semut akan keluar dari sarang dan mencari tempat yang lebih kering. Rumah manusia menjadi tujuan paling sering karena menawarkan lingkungan yang hangat dan akses makanan.
Semut yang masuk dalam jumlah banyak bisa mengganggu, terutama di dapur atau tempat penyimpanan makanan. Biasakan membersihkan sisa makanan, menutup rapat makanan manis, dan memastikan tidak ada celah kecil yang mudah dimasuki semut. Kebersihan menjadi kunci utama untuk mengurangi kemunculan hewan kecil ini.
Baca Juga: Dokter Sarankan Orang Tua Jaga Asupan Cairan pada Anak Saat Mengalami Demam
7. Tikus
Tikus juga menjadi lebih aktif saat musim hujan. Hujan deras dapat merendam sarang mereka sehingga tikus mencari tempat baru yang lebih hangat dan kering. Rumah yang memiliki banyak sudut gelap atau sampah yang tidak terkelola dengan baik akan menjadi sasaran empuk.
Masalahnya, tikus membawa berbagai bakteri dan virus yang bisa menyebabkan penyakit serius. Pastikan rumah selalu bersih, makanan tersimpan dengan baik, serta tidak ada sampah atau sisa makanan yang tercecer. Jika perlu, gunakan perangkap atau penangkal tikus untuk mencegah mereka masuk.
8. Ular
Ular adalah hewan terakhir yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Mereka tidak menyukai lingkungan yang terlalu panas atau terlalu dingin, sehingga musim hujan membuat mereka keluar dari sarang untuk mencari tempat baru yang lebih nyaman. Dalam beberapa kasus, ular bahkan bisa masuk ke rumah ketika mencari mangsa seperti tikus.
Ular memiliki risiko yang jauh lebih berbahaya dibanding hewan lain dalam daftar ini. Karena itu, selalu perhatikan area sekitar rumah, terutama tumpukan kayu, batu, atau semak yang bisa menjadi tempat persembunyian. Jika kamu menemukan ular, segera hubungi petugas terkait dan jangan mencoba menanganinya sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
-
Tim Gabungan Sita 2.188 Batang Rokok Ilegal di Wonosobo
-
Misi Promosi Liga 1 Dimulai! Kendal Tornado FC Bidik 3 Poin di Surabaya