- Penggunaan sabun tidak khusus mobil, mencuci di bawah sinar matahari, dan memakai lap kotor merusak lapisan cat.
- Tidak membilas awal, mencampur pembersihan bodi dan kaki-kaki, mengabaikan area tersembunyi adalah kesalahan umum.
- Aksesoris tangan saat mencuci dan menutup mobil saat masih lembap mengakibatkan baret atau memicu pertumbuhan jamur.
Bodi mobil dan kaki-kaki memiliki tingkat kotor yang berbeda. Bagian bawah kendaraan biasanya penuh lumpur, minyak, dan pasir. Jika kamu menggunakan ember dan lap yang sama, kotoran dari kaki-kaki bisa berpindah ke bodi mobil dan menimbulkan lecet. Pisahkan ember dan lap untuk bagian atas dan bagian bawah agar hasil cucian tetap aman.
6. Mengabaikan bagian tersembunyi
Mobil memiliki banyak area tersembunyi yang jarang dibersihkan, misalnya sela pintu atau sudut-sudut kecil di mobil. Jika dibiarkan, kotoran dapat mengendap menjadi kerak yang sulit dibersihkan. Saat mencuci mobil, perhatikan bagian kecil seperti sudut pintu, lipatan karet, atau celah spakbor.
7. Memakai lap yang tidak sesuai
Sebagian orang masih memakai lap kanebo untuk bodi mobil. Lap ini sebenarnya bisa digunakan, tetapi memiliki risiko jika terdapat debu atau pasir. Kanebo tidak memiliki serat yang mampu menyembunyikan kotoran sehingga partikel tersebut tetap menempel di permukaan dan menggores cat. Pilihan terbaik adalah lap microfiber yang mampu menyerap air dengan cepat dan menyimpan debu dalam seratnya.
8. Melupakan bagian veleg
Banyak yang hanya fokus membersihkan bodi mobil tetapi lupa bahwa veleg juga perlu dibersihkan dan dilap. Jika dibiarkan basah, bagian ini bisa memunculkan noda air atau kerak. Urutannya sederhana: selesaikan bodi terlebih dahulu, lalu lanjutkan ke veleg dengan lap terpisah.
9. Mencuci sambil memakai aksesoris tangan
Mencuci mobil dalam keadaan memakai jam tangan, cincin atau gelang berpotensi membuat goresan pada bodi mobil. Saat tangan bergerak menggosok mobil, aksesoris dapat menyentuh permukaan dan meninggalkan baret halus yang merusak tampilan.
Baca Juga: Geser Oleh-Oleh Jadul? Lapis Kukus Kekinian Ini Jadi Primadona Baru dari Semarang
Sebelum mencuci mobil, lepaskan semua aksesoris tangan agar proses pembersihan aman dan maksimal.
10. Menutup mobil dengan cover saat masih lembap
Ini kesalahan paling fatal karena bisa menimbulkan jamur pada bodi atau kaca mobil. Walaupun mobil terlihat kering setelah dilap, sisa lembap tetap ada di permukaan.
Jika langsung ditutup cover, kelembapan akan terperangkap dan memicu jamur yang membuat bodi kusam. Setelah mencuci mobil, biarkan mobil terkena angin terlebih dahulu minimal 30 menit hingga benar-benar kering sebelum dipasangi cover.
Mencuci mobil adalah bagian dari perawatan rutin yang penting untuk menjaga nilai dan ketahanan kendaraan. Kebiasaan kecil yang salah bisa memperpendek usia cat atau bahkan menyebabkan kerusakan permanen.
Jika selama ini kamu pernah melakukan beberapa kesalahan di atas, tidak masalah. Yang terpenting sekarang adalah memperbaikinya dan mulai menerapkan cara mencuci mobil yang benar agar kendaraan tetap awet dan terlihat seperti baru.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
DPRD Jateng Soroti Jalur Maut Silayur Semarang: Tegakkan Aturan atau Korban Terus Berjatuhan!
-
Terinspirasi Candi Borobudur, Artotel Leguna 'Bayi Cantik' di Kota Magelang
-
BRILink Agen Mekaar Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan di Komunitas
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis