- S'Lapis dari Semarang Steam Factory menjadi primadona baru oleh-oleh Kota Semarang menggantikan opsi tradisional.
- Untuk memenuhi permintaan pasar, S'Lapis membuka dua gerai baru di Pucanggading dan Tlogosari Kulon.
- Inovasi dilakukan dengan peluncuran varian Choco Milk serta distribusi luas di pusat oleh-oleh lokal.
SuaraJawaTengah.id - Bicara oleh-oleh khas Semarang, pikiran banyak orang mungkin langsung tertuju pada lumpia, wingko babat, atau bandeng presto.
Namun, lanskap kuliner Kota Atlas kini diramaikan oleh kehadiran primadona baru yang berhasil merebut hati wisatawan dan warga lokal: S’Lapis dari Semarang Steam Factory.
Kue lapis kukus premium ini secara perlahan namun pasti mengukuhkan posisinya sebagai oleh-oleh wajib generasi baru dari Semarang.
Popularitasnya yang meroket bukan isapan jempol belaka. Sebagai buktinya, brand lokal ini baru saja melakukan ekspansi masif dengan membuka dua gerai baru sekaligus di Jl. Pucang Permai No.196 D, Pucanggading, dan Jl. Parang Kesit Raya No.30, Tlogosari Kulon.
Langkah ini diambil untuk menjawab permintaan pasar yang membludak, di mana banyak konsumen menginginkan akses yang lebih mudah untuk mendapatkan S'Lapis sebagai buah tangan atau camilan andalan.
Apa yang membuat S'Lapis begitu digandrungi? Jawabannya terletak pada kemampuannya menawarkan produk berkualitas tinggi dengan harga yang ramah di kantong.
Dengan tekstur yang terkenal lembut dan moist, S'Lapis menghadirkan pengalaman menikmati kue premium tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.
Bersamaan dengan pembukaan gerai baru, Semarang Steam Factory juga meluncurkan amunisi anyar untuk memanjakan lidah pelanggan, yaitu varian Choco Milk.
Varian ini menawarkan perpaduan rasa coklat yang creamy dan manis seimbang, dirancang untuk menjadi favorit baru di kalangan pecinta kuliner.
Baca Juga: 5 Mobil Bekas Rp80 Jutaan: Dari Si Paling Awet Sampai yang Paling Nyaman
Direktur Sales Semarang Steam Factory, Eko Kurnia, menjelaskan bahwa popularitas S'Lapis sebagai ikon oleh-oleh baru adalah buah dari inovasi dan komitmen untuk mendengar suara konsumen.
“Sejak store pertama kami dibuka, antusiasme masyarakat luar biasa. Banyak pelanggan yang berharap kami hadir lebih dekat ke wilayah mereka. Membuka store di Pucang Gading dan Tlogosari adalah bagian dari komitmen kami untuk memperluas jaringan pasar, sekaligus menghadirkan pilihan rasa baru seperti Choco Milk yang kami kembangkan khusus untuk memenuhi selera konsumen masa kini,” ujarnya.
Untuk memperkuat statusnya sebagai oleh-oleh yang mudah dijangkau, S'Lapis tidak hanya tersedia di gerai resminya. Produk ini juga telah didistribusikan secara strategis ke pusat-pusat oleh-oleh ternama, termasuk di sepanjang Jalan Pandanaran yang legendaris, serta di berbagai cabang Toko Oleh-Oleh Samsae di Semarang dan Ungaran.
Dengan kemasan modern, rasa yang disukai semua kalangan, dan ketersediaan yang semakin luas, S'Lapis berhasil menciptakan identitasnya sendiri sebagai wajah baru oleh-oleh dari Semarang yang lebih kekinian dan praktis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku
-
Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR
-
Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin
-
Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter