- PT Semen Gresik menyalurkan total Rp1,05 Miliar untuk infrastruktur enam desa sekitar melalui Forum Masyarakat Madani (FMM).
- Bantuan difokuskan pada peningkatan kualitas jalan desa di lima desa Rembang dan satu desa Blora untuk akses ekonomi masyarakat.
- Program ini mendukung SDGs poin 9, bertujuan meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang partisipatif.
SuaraJawaTengah.id - PT Semen Gresik Pabrik Rembang kembali menyalurkan bantuan kluster infrastruktur melalui kegiatan Forum Masyarakat Madani (FMM) dengan total Rp 1,05 Miliar ke enam desa di sekitar perusahaan. Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung percepatan pembangunan desa secara berkelanjutan.
Empat desa penerima bantuan tersebut meliputi Desa Tegaldowo, Kadiwono, Pasucen, Timbrangan, Kajar di Kabupaten Rembang, serta Desa Ngampel di Kabupaten Blora. Bantuan difokuskan pada pembangunan dan peningkatan kualitas infrastruktur jalan desa yang menjadi akses penting bagi aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Program FMM yang dijalankan PT Semen Gresik tidak hanya menyasar kluster infrastruktur, tetapi juga mencakup kluster pemberdayaan masyarakat berbasis partisipatif serta kluster sosial budaya.
Senior Manager of Communication & CSR PT Semen Gresik, Sulistyono, mengungkapkan bahwa penyaluran bantuan melalui program FMM khususnya di bidang infrastruktur dapat memberikan dampak secara berkelanjutan serta meningkatkan perekonomian masyarakat di desa-desa sekitar perusahaan.
“Bantuan tersebut masing-masing dialokasikan sebesar Rp300 juta untuk Desa Tegaldowo, Rp 150 juta untuk Desa Kadiwono, Rp 150 juta untuk Desa Kajar, Rp 150 juta untuk Desa Pasucen, Rp 150 juta untuk Desa Timbrangan, dan Rp 150 juta untuk Desa Ngampel,” terang Sulistyono.
Ia menambahkan, program FMM merupakan bukti nyata komitmen PT Semen Gresik dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur desa yang selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 9 yaitu membangun infrastruktur yang tangguh.
“Target utama perusahaan adalah mampu menjadi faktor pendukung pembangunan desa yang melibatkan masyarakat secara partisipatif, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga monitoring dan evaluasi. Dengan demikian, diharapkan tercipta ekosistem sosial yang sehat, peningkatan ekonomi masyarakat, serta terwujudnya desa yang berdaulat,” pungkas Sulistyono.
Program FMM PT Semen Gresik sejalan dengan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan. Dukungan pembangunan infrastruktur ini diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat serta menjadikan desa sebagai pusat pembangunan berkelanjutan.
Baca Juga: SIG Dukung Batam Jadi Percontohan Pengembangan Fondasi Mobilitas & Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Aktivis Mahasiswa Unissula Diculik dan Dianiaya, Diduga Terkait Advokasi Kasus Pelecehan Seksual
-
Salatiga Bersiap Jadi Pusat Padel Nasional: Visi Ambisius PBPI untuk Olahraga Modern
-
Pertama di Jawa Tengah: RS Telogorejo Terapkan Robot untuk Operasi Lutut dengan Presisi Tinggi
-
Earth Hour Jadi Pengingat Aksi Berkelanjutan, BRI Konsisten Kurangi Emisi
-
Transformasi Desa Tugu Selatan Lewat Program BRI Desa BRILiaN Dorong Ekonomi Lokal