- BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem berpotensi hujan ringan hingga lebat disertai petir di sebagian besar wilayah Indonesia hari Jumat.
- Wilayah Semarang dan Jawa Tengah diimbau waspada karena diprakirakan mengalami potensi hujan lebat hingga sangat lebat oleh BMKG.
- Hujan disertai petir juga berpeluang terjadi di Denpasar dan Mataram, sementara beberapa wilayah lain diprediksi hujan ringan.
SuaraJawaTengah.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang akan melanda sebagian besar wilayah Indonesia pada hari ini, Jumat (2/1/2025).
Khusus untuk wilayah Semarang dan Jawa Tengah, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi hujan dengan intensitas bervariasi, mulai dari ringan hingga lebat yang disertai petir. Kondisi ini menuntut perhatian serius dari warga, terutama mereka yang beraktivitas di luar ruangan.
Prakirawan BMKG, Adelia, dalam tayangan prakiraan cuaca yang dipantau dari kanal YouTube BMKG, menjelaskan bahwa "Mayoritas wilayah Indonesia berpotensi mengalami hujan dengan intensitas bervariasi pada Jumat, mulai dari hujan ringan hingga hujan lebat disertai petir."
Pernyataan ini menegaskan bahwa ancaman cuaca ekstrem tidak hanya bersifat lokal, namun menyebar di berbagai daerah, termasuk jantung Pulau Jawa.
Untuk wilayah Jawa Tengah, termasuk Semarang, BMKG secara spesifik memprakirakan adanya potensi hujan lebat hingga sangat lebat.
Hal ini tentu saja memicu kekhawatiran akan dampak yang ditimbulkan, seperti banjir, tanah longsor, dan genangan air di sejumlah titik. Masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana diimbau untuk mempersiapkan diri dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.
Lebih lanjut, Adelia juga menyampaikan bahwa hujan disertai petir diprakirakan akan terjadi di beberapa kota besar, termasuk Semarang.
"Kondisi hujan petir juga berpeluang terjadi di Denpasar dan Mataram," ujarnya, menambah daftar kota yang harus meningkatkan kewaspadaan.
Fenomena petir ini bukan hanya mengancam keselamatan jiwa, tetapi juga dapat merusak infrastruktur, seperti jaringan listrik. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk menghindari tempat terbuka saat terjadi hujan petir dan mencabut peralatan elektronik yang tidak digunakan.
Baca Juga: Gereja Blenduk Semarang Kembali Bersinar: Natal Perdana Pasca Revitalisasi
Meskipun demikian, tidak semua wilayah akan diguyur hujan lebat. Beberapa daerah diprediksi hanya akan mengalami hujan ringan, seperti sebagian besar wilayah Sumatra, Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta.
"Kondisi serupa juga diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah Sulawesi, Ternate, dan sebagian besar Papua," ucap Adelia. Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang diprakirakan terjadi di Bengkulu, Serang, dan Tanjung Selor, serta Merauke, Papua Selatan.
BMKG juga menginformasikan bahwa beberapa wilayah akan mengalami kondisi berawan hingga berawan tebal, antara lain Ambon, Makassar, dan Gorontalo. Meskipun tidak hujan, kondisi berawan tebal ini bisa menjadi indikasi perubahan cuaca yang cepat.
Mengingat potensi cuaca ekstrem ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu memperbarui informasi cuaca terkini. "Informasi cuaca terkini juga dapat diakses melalui laman web BMKG, yaitu www.bmkg.go.id atau media sosial @info.bmkg," kata Adelia. Aplikasi Info BMKG juga menjadi salah satu sumber informasi yang sangat direkomendasikan untuk memantau perkembangan cuaca secara real-time.
Dengan kewaspadaan dan persiapan yang matang, diharapkan dampak negatif dari cuaca ekstrem ini dapat diminimalisir. Keselamatanjawa
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Ahmad Luthfi Ancam Sikat Mafia LPG di Jateng, Pengusaha Nakal Jangan Harap Bisa Lari!
-
Waspada! Semarang Diprediksi Hujan Ringan-Sedang Hari Ini, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem
-
Viral Nenek Selamat di Zebra Cross Temanggung: 5 Fakta Insiden Rem Mendadak yang Picu Tabrakan
-
Unik! Pedagang Es Teller di Pekalongan Pakai Daun Pisang Imbas Harga Plastik Naik, Ini 5 Faktanya
-
Menjemput Peluang di Tengah Krisis: Harap Cemas Industri Percetakan Jogja Menanti Kebangkitan