- Kawasan Industri Terboyo dikeluhkan karena infrastruktur jalan buruk meskipun telah dibayar iuran pemeliharaan rutin.
- Keluhan utama meliputi jalan berlubang, berdebu, dan tergenang saat hujan, menghambat distribusi barang oleh sopir truk.
- Pemilik pabrik dan buruh menuntut transparansi pengelolaan dana iuran demi perbaikan fasilitas kawasan industri segera terlaksana.
Banyak pengusaha yang merasa dirugikan karena tidak mendapatkan fasilitas yang sesuai dengan harga yang mereka bayar.
Para pekerja dan pengusaha berharap agar pihak pengelola lebih profesional dalam melakukan pemeliharaan kawasan industri. Transparansi dalam penggunaan dana iuran dan perbaikan yang berkelanjutan menjadi harapan besar agar kawasan industri dapat berkembang dengan lebih baik.
Perbaikan yang Diharapkan Segera Terlaksana
Dengan kondisi jalan yang rusak dan keluhan terus mengalir, harapan para pemangku kepentingan di kawasan industri Terboyo adalah agar pengelola kawasan segera melakukan perbaikan yang signifikan. Tidak hanya untuk memperbaiki infrastruktur, tetapi juga agar iuran yang dibayar oleh pengguna kawasan dapat benar-benar tercermin dalam perbaikan fasilitas yang ada. Ke depan, diharapkan agar kawasan industri Terboyo dapat menjadi contoh yang baik dalam pengelolaan kawasan industri yang efisien dan transparan.
Tidak hanya itu, mereka juga berharap agar iuran yang dibayar oleh pengguna kawasan dapat benar-benar tercermin dalam perbaikan fasilitas yang ada. Ke depan, diharapkan kawasan industri Terboyo bisa menjadi contoh pengelolaan kawasan yang efisien, transparan, dan bermanfaat bagi semua pihak yang terlibat, serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan industri yang lebih baik.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin