- Jurnalis FC Semarang menyelenggarakan turnamen bulutangkis "Tiba Tiba Badminton 2025" pada 4 Desember 2025 di GOR Tri Lomba Juang.
- Acara ini dihadiri pejabat daerah yang mengapresiasi sebagai ajang mempererat kekompakan dan diversifikasi kegiatan media.
- Turnamen tersebut bertujuan menyalurkan hobi, menjaga silaturahmi, dan diharapkan menjadi agenda rutin tahunan komunitas pewarta.
SuaraJawaTengah.id - Komunitas pewarta penyuka olahraga Jurnalis FC Semarang menggelar turnamen Tiba Tiba Badminton 2025 yang dilaksanakan pada Kamis 4 Desember 2025.
Berlangsung di GOR Tri Lomba Juang, turnamen bulutangkis pertama kalinya digelar Jurnalis FC ini diikuti puluhan wartawan berbagai media sebagai peserta, baik pria maupun wanita.
Kemeriahan terlihat di Tiba Tiba Badminton Jurnalis FC dengan dihadiri oleh Kepala Bagian Komunikasi Pimpinan dan Protokol, Siswo Purnomo, mewakili walikota Semarang dan Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana.
Keduanya mengapresiasi jika Tiba Tiba Badminton merupakan turnamen yang unik dan mampu mempererat kekompakan dikalangan awak media.
"Sesuai namanya tiba-tiba, ini unik biasanya jurnalis fc identik dengan sepakbola tapi ini bisa dikembangkan ke badminton mungkin kedepan ada padel dan lainnya," kata Siswo Purnomo.
Pihaknya juga menyuport dan mengapresiasi Tiba Tiba Badminton, mewakili Pemkot Semarang dan Walikota Semarang berharap turnamen ini menjadi pererat kekompakan wartawan.
"Mewakili ibu walikota saya ucapkan selamat dan sukses semoga kedepan hadiahnya nambah. Tetap semangat dan kompak jalin sinergi membangun jawa tengah khususnya kota semarang," kata Mas Ipung, sapaannya.
Ketua PWI Jawa Tengah, Setiawan Hendra Kelana, menilai Tiba Tiba Badminton cara yang unik dalam kaderisasi pewarta untuk menggemari olahraga, utamanya bulutangkis.
Menurutnya, Jurnalis FC mampu memberikan warna berbeda yang kreatif dan mendifersifikasi event olahraga melalui turnamen Tiba Tiba Badminton.
Baca Juga: Waspada! Semarang Diprediksi Diguyur Hujan Hari Ini, BMKG Ingatkan Puncak Musim Hujan
"Ada semacam kaderisasi jadi ini event yang sangat bagus, memberi kesempatan teman-temnan yang mungkin belum merasakan juara bisa merasakan di sini. Ini sebuah kreatifitas dan difersifikasi tak harus sepakbola saja," kata Iwan, sapaannya.
PWI beharap event yang diselenggarakan Jurnalis FC ini bisa digelar rutin. Pihaknya mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan ini.
"Kami akan suport, selamat kepada para pemenang dan kami tunggu event berikutnya," katanya.
Di dapatkan para pemenang turnamen Tiba Tiba Badminton adalah Juara1, Juara 2 dan Juara 3, masing-masing berhak membawa hadiah berupa uang pembinaan, medali, dan bingkisan.
Sementara itu, Ketua Jurnalis FC Semarang, Budi Arista Romadhoni menjelaskan, komunitas ini tidak hanya berfokus pada olahraga tertentu. Lebih dari itu, memberikan ruang kepada pekerja media untuk sekedar menyalurkan hobi maupun bersilaturahmi.
"Ini bukan sekadar kompetisi, tetapi ruang bagi kami untuk saling support, refreshing, dan menjaga silahturahmi. Jurnalis juga harus sehat supaya tetap produktif," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Organda Kota Semarang Gelar FGD, Bus Listrik Mulai Uji Coba di Trans Semarang
-
BRI Optimalkan Dana SAL untuk Pembiayaan Produktif, Dorong Ekonomi Tumbuh Berkelanjutan
-
Dulu Banjir dan Dinding Rapuh, Kini Rumah Kuli Bangunan di Kudus Ini Nyaman Ditempati
-
Big Bad Wolf Kembali ke Semarang, Bawa Sejuta Buku untuk Bangkitkan Minat Baca Generasi Muda
-
Wali Santri Desak Ponpes Ndholo Kusumo Dibuka Kembali, Kemenag Tegaskan Izin Pondok Tetap Dicabut