- Shah terakhir Iran, Mohammad Reza Pahlavi, mewariskan kekayaan sekitar \$2 miliar saat meninggal pada tahun 1980.
- Sumber kekayaan utama berasal dari pendapatan minyak negara, yayasan tidak transparan, dan kepemilikan bisnis besar.
- Pemerintahan otoriter dan kekerasan terhadap demonstran memicu keresahan yang akhirnya menggulingkan monarki tahun 1979.
SuaraJawaTengah.id - Mohammad Reza Pahlavi, Shah terakhir Iran, meninggalkan warisan kekayaan yang mencengangkan, diperkirakan mencapai $2 miliar saat kematiannya pada tahun 1980, setara dengan sekitar $7,2 miliar dalam nilai dolar saat ini.
Data dari Celebrity Net Worth mengungkapkan bahwa kekayaan ini terkumpul selama hampir empat dekade pemerintahannya, menjadikannya salah satu kepala negara terkaya di abad ke-20.
Sumber kekayaannya berasal dari jaringan kepemilikan yang luas di hampir setiap sektor ekonomi Iran, pendapatan dari cadangan minyak negara, dan instrumen keuangan yang tidak transparan seperti Yayasan Pahlavi.
Pada saat ia melarikan diri dari Iran, Shah dan keluarga besarnya diperkirakan telah mentransfer kekayaan senilai $4 miliar ke luar negeri, dengan Shah secara langsung mengendalikan setidaknya $1 miliar, sebagian besar disimpan di rekening bank Swiss.
Beberapa perkiraan independen bahkan menempatkan total kekayaan keluarga Pahlavi sebesar $20 miliar atau lebih.
Kekayaan ini terkumpul di tengah modernisasi industri dan militer yang pesat, serta reformasi sosial, ekonomi, dan politik yang menyeluruh di Iran.
Namun, pemerintahan otoriter Shah dan pembantaian demonstran oleh militernya memicu keresahan sipil yang akhirnya menggulingkan monarki pada tahun 1979.
Pendapatan Minyak: Sumber Kekayaan yang Melimpah dan Misterius
Sebagai penguasa negara yang kaya akan minyak bumi, Shah memperoleh keuntungan besar dari pendapatan minyak, baik secara resmi maupun tidak resmi.
Baca Juga: 10 Perbedaan Utama Toyota Rush dan Daihatsu Rocky Varian Tertinggi, Lebih Bagus Mana?
Perusahaan minyak nasional Iran (NIOC) milik negara merupakan sumber utama kekayaan ini. Sebagai contoh, pada tahun 1962, NIOC membayar dividen sebesar $12 juta ke rekening yang dikendalikan oleh Shah hanya dalam satu bulan.
Jika disesuaikan dengan inflasi, jumlah tersebut setara dengan $117 juta saat ini—dan itu hanya pendapatan satu bulan dari satu aliran pendapatan.
"Selama beberapa tahun di tahun 1970-an, sebanyak $2 miliar per tahun tampaknya hilang dari penerimaan devisa resmi," demikian laporan dari Celebrity Net Worth.
Secara luas diperdebatkan bahwa uang ini diam-diam dialihkan ke rekening pribadi atau yang dikendalikan oleh yayasan, meskipun gambaran lengkapnya tidak pernah dikonfirmasi karena pembukuan pendapatan minyak dirahasiakan.
Banyak yang percaya bahwa Shah secara pribadi mendapat keuntungan dari pendapatan minyak yang sangat besar dan tidak dilaporkan, yang disalurkan melalui saluran negara dan yayasan yang tidak transparan.
Selain itu, Shah juga menerima anggaran tahunan langsung dari pemerintah yang dilaporkan mencapai ratusan juta dolar per tahun, terpisah dari kas negara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Ulama Minta Perang Iran-Israel Disetop Demi Haji 2026, Keselamatan Jemaah Indonesia Taruhannya!
-
BRI Perkenalkan Fitur Tarik Tunai Saldo GoPay Melalui Lebih dari 19 Ribu Jaringan ATM & CRM
-
Kisah Pasutri di Sleman, Sisihkan Uang dari Jualan Gudeg untuk Berangkat Haji
-
Duh! Guru dan Murid di Blora Jadi Korban Investasi Bodong, Ini 7 Faktanya
-
Miris! Tolak Batal Puasa, Siswa SD di Brebes Dihajar 6 Teman Sekelas, Ini 7 Faktanya