Warga memerhatikan dampak banjir bandang yang melanda Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Jumat (23/1/2026). [ANTARA/HO-Warga]
Baca 10 detik
- Banjir bandang akibat hujan deras di lereng Gunung Slamet menerjang Desa Serang dan Kutabawa, Purbalingga pada 23 Januari 2026.
- Dampak utama di Purbalingga adalah akses jalan terputus, jembatan ambruk, dan 110 jiwa terpaksa mengungsi ke lokasi aman.
- BPBD Purbalingga berupaya membuka akses jalan terisolasi dan menyalurkan bantuan logistik bagi warga yang terdampak bencana tersebut.
Namun, fokus utama saat ini adalah Purbalingga, di mana ratusan jiwa masih mengungsi dan akses vital terputus. Upaya pemulihan dan bantuan darurat menjadi prioritas utama untuk memastikan keselamatan dan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
Terkini
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Konflik LSD dengan RTRW Daerah
-
Antisipasi Server Tumbang, Pemprov Jateng Gandeng Alibaba untuk SPMB 2026
-
Kirab 1 Suro Terancam Pecah Dua, Wali Kota Solo Didesak Akhiri Dualisme Keraton
-
Dukung Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Bhimasena Power Indonesia Siapkan 30 Ribu Bibit Mangrove
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Rehabilitasi 600 Ribu Hektare Lahan Kritis Harus Libatkan Masyarakat