- Ratusan santri, Ansor, dan Banser Kabupaten Semarang menggelar Istighosah pada Senin (26/1/2026) di Ponpes Edi Mancoro.
- Acara ini bertujuan memohon keselamatan, kesehatan, dan ketabahan bagi Gus Yaqut Cholil Qoumas yang sedang menghadapi ujian.
- Kegiatan ditutup dengan penguatan komitmen dan ikatan spiritual antara dunia pesantren dan kader GP Ansor Banser.
SuaraJawaTengah.id - Aula Pondok Pesantren Edi Mancoro di Gedangan, Kabupaten Semarang, menjadi saksi bisu kebersamaan dan solidaritas ratusan santri, santriwati, serta kader dan pengurus Gerakan Pemuda Ansor dan Banser Cabang Kabupaten Semarang.
Pada Senin (26/1/2026) malam, mereka berhimpun dalam sebuah majelis Doa Bersama dan Istighosah.
Acara ini bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan sebuah ikhtiar batiniah kolektif, memohon keselamatan, kesehatan, serta keberkahan dan ketabahan bagi Gus Yaqut Cholil Qoumas yang tengah menghadapi berbagai ujian.
Rangkaian mujahadah dan istighosah dipimpin langsung oleh Pengasuh Ponpes Edi Mancoro, Gus Hanif (Muhamad Hanif, M.Hum.). Di bawah bimbingan beliau, seluruh jamaah larut dalam kekhusyukan yang mendalam.
Lantunan dzikir, sholawat, dan doa-doa mustajab tak henti-hentinya menggema, mengiringi setiap permohonan agar Gus Yaqut senantiasa diberi kekuatan, keteguhan hati, serta kemudahan dalam menjalani setiap proses kehidupan.
Momen ini menunjukkan betapa kuatnya ikatan emosional dan spiritual antara tokoh Nahdliyin dengan akar rumputnya di pesantren dan organisasi kepemudaan.
Gus Hanif menegaskan bahwa acara ini adalah refleksi nyata dari kepedulian dan kecintaan warga Nahdliyin, khususnya dari kalangan pesantren dan pemuda Ansor.
"Ini adalah manifestasi ushuliyyah (keterikatan) kita. Gus Yaqut adalah bagian dari kita, pejuang dari kalangan kita. Mendoakan dan mendukung beliau adalah kewajiban sekaligus bentuk tanggung jawab kita," tuturnya dikutip pada Rabu (28/1/2026).
Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya menjaga persatuan dan saling mendukung di antara sesama warga Nahdliyin, terutama dalam menghadapi tantangan.
Baca Juga: Soal Cawapres Pendamping Ganjar Pranowo, Gus Yaqut: Kualitas Erick Thohir Tak Diragukan
Majelis doa yang khusyuk tersebut kemudian dilanjutkan dengan sesi mauidhah hasanah dan ceramah penguatan bagi kader NU dan santri. Sesi ini dipimpin oleh Kyai muda kharismatik, Gus Aun (KH Muhammad Aunullah A'la Habib), Pengasuh Ponpes Al Huda Boyolali.
Dalam ceramahnya, Gus Aun tidak hanya memberikan wejangan spiritual yang menyejukkan hati, tetapi juga motivasi yang membakar semangat untuk memperkuat komitmen perjuangan di jalan organisasi.
Pesan-pesannya menekankan pentingnya istiqamah dan dedikasi dalam mengawal nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan.
Kehadiran massif kader Ansor Banser dalam acara ini, sebagaimana ditegaskan oleh perwakilan mereka, menunjukkan komitmen organisasi untuk terus solid mendampingi perjuangan para tokoh Nahdliyin.
"Doa adalah senjata utama kita. Malam ini, kita menyatukan energi positif dari seluruh santri dan kader untuk didedikasikan kepada Gus Yaqut. Semoga Allah SWT melindungi dan memberikan yang terbaik," ujar salah satu kader.
Soliditas ini menjadi kekuatan penting bagi Nahdlatul Ulama dalam menghadapi berbagai dinamika sosial dan politik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
Perjuangan 20 Tahun Rosidah Besarkan Usaha Gula Merah Berbuah Manis dengan Dukungan KUR BRI
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Polda Jateng Gelar Sertijab Terhadap 6 PJU dan 16 Jabatan Kapolres Jajaran, Ini Daftar Lengkapnya
-
Plt Bupati Sukoharjo Jalani Pemeriksaan KPK, Penyidikan Kasus Etik Suryani Bergulir