- Anggota Satpol PP Kebumen, Mochamad Faik, tewas dibacok ODGJ bernama Ruwadi saat evakuasi di Desa Krakal, 2 Februari 2026.
- Pelaku yang membawa sabit dan pisau menyerang korban pada bagian leher saat proses pengamanan sekitar pukul 14.00 WIB.
- Polisi menyelidiki kasus ini termasuk mengamankan barang bukti dan mendalami prosedur penanganan evakuasi ODGJ tersebut.
SuaraJawaTengah.id - Peristiwa tragis terjadi di Kebumen, Jawa Tengah, pada Selasa, 2 Februari 2026, saat seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Mochamad Faik, tewas dibacok oleh seorang dengan gangguan jiwa (ODGJ) saat proses evakuasi.
Faik, yang berusia 34 tahun dan merupakan warga Kelurahan Kebumen, meninggal dunia setelah dibacok di leher oleh Ruwadi, pelaku ODGJ yang sedang diamankan.
Berikut adalah rangkuman fakta mengenai peristiwa tersebut:
1. Peristiwa Tragis di Desa Krakal
Pada siang hari sekitar pukul 14.00 WIB, Satpol PP Kebumen menerima laporan dari warga bahwa Ruwadi, seorang ODGJ yang sering mengamuk dan meresahkan warga, perlu dievakuasi. Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Polsek Alian, Koramil Alian, serta pihak terkait lainnya langsung turun tangan untuk menangani situasi ini. Namun, saat proses evakuasi dimulai, Ruwadi keluar dari rumahnya dengan membawa senjata tajam seperti sabit, pisau daging, dan linggis.
2. Pelaku Menyerang dengan Senjata Tajam
Saat tim berusaha menenangkan dan mengamankan pelaku, Ruwadi melawan dengan mengayunkan senjata tajam ke arah petugas. Dalam upaya untuk merampas senjata tersebut, korban, Mochamad Faik, dikejar oleh pelaku dan dibacok di bagian leher sebelah kiri. Akibat luka berat yang dideritanya, Faik segera dibawa ke Rumah Sakit Soedirman Kebumen, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.
3. Evakuasi dan Penanganan Medis
Kepala Dinas Kesehatan Kebumen, dr. Iwan Danardono, menjelaskan bahwa luka Faik yang mengenai pembuluh darah besar di leher sangat sulit diselamatkan. Meskipun korban sempat mendapatkan penanganan awal, ia dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit. Dr. Iwan menambahkan, luka tersebut sangat fatal dan menyebabkan korban kehabisan darah dalam waktu singkat.
Baca Juga: Ini Kronologi Banjir dan Tanah Longsor di Kebumen yang Tewaskan Ibu dan Anak
4. Penyelidikan Kepolisian
Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, mengungkapkan bahwa kepolisian sedang menyelidiki kejadian ini lebih lanjut. Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan bercak darah di sekitar rumah korban serta barang bukti berupa sabit, pisau daging, dan linggis. Kasus ini ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Alian bersama Unit Pidana Umum Satreskrim Polres Kebumen.
5. Tanggapan Pihak Pemerintah dan Warga
Kabar duka ini cepat menyebar di kalangan keluarga besar Satpol PP Kebumen. Kepala Satpol PP Kebumen, Ira Puspitasari, menyampaikan belasungkawa mendalam dan memberikan dukungan kepada keluarga korban. Bupati Kebumen dan Wakil Bupati juga turut mengungkapkan rasa belasungkawa melalui pesan singkat.
Di lingkungan tempat tinggal almarhum di Dukuh Keposan, Kelurahan Kebumen, warga juga merasa kehilangan. Ketua RW 05, Budiarto, menggambarkan almarhum sebagai sosok yang pendiam dan baik hati. Warga yang menerima kabar kejadian langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib untuk segera ditindaklanjuti.
6. Upacara Pemakaman
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Kronologi Kasus Deepfake AI di Jateng: Ditolak Mantan Pacar, Mahasiswa Semarang Sebar Konten Porno
-
Polda Jateng Tangkap Mahasiswa Penyebar Konten Pornografi Berbasis Deepfake
-
Jateng dan Kaltim Teken Kerja Sama Raksasa Rp20,2 Triliun, Pasok Pangan hingga Dukung IKN!
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup
-
Sinergi Fiskal dan Perbankan Diperkuat, BRI Siap Dorong Pembiayaan Sektor Produktif