SuaraJawaTengah.id - Bencana banjir tanah longsor yang terjadi Desa Jemur Pejagoan Kabupaten Kebumen, Sabtu (9/10/2024) malam.
Akibatnya, sebanyak dua orang menjadi korban tertimbun tanah longsor.
Keduanya merupakan ibu dan anak Novi Nugrahtati (27) dan Muhammad Abian (6) sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kebumen Udy Cahyono menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi saat bukit yang berada di belakang rumah korban longsor dan menimpa rumah sekitar pukul 22.00 WIB.
Sebelumnya wilayah Kebumen terjadi hujan deras dari siang hingga malam hari.
Selain di Desa Jemur Pejagoan, longsor juga terjadi di Desa Giripurno Kecamatan Karangayar menimpa rumah Marsino, mengakibatkan rumah roboh dengan korban empat orang.
"Namun keempat korban setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit, bisa pulang," kata Udy Cahyono dilansir dari ANTARA, Minggu (10/11/2024).
Ia menyampaikan bahwa hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang di beberapa wilayah Kabupaten Kebumen mengakibatkan tanggul jebol, tanah longsor, dan pohon tumbang di beberapa wilayah.
Baca Juga: BMKG Prediksi Udara Kabur di Semarang, Waspadai Potensi Banjir Rob di Pesisir Utara Jawa Tengah
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
BRI Jangkau 27 Pulau Lewat Teras Kapal, Perkuat Inklusi Keuangan Nasional
-
BRI Pimpin Penyaluran Kredit Program Perumahan Nasional dengan Realisasi Rp9,21 Triliun
-
Ahmad Luthfi Soroti Kekerasan Seksual di Demak, Tekankan Pentingnya Pencegahan
-
Ahmad Luthfi Realokasi Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan Rusak di Jateng
-
Krisis Ladang Tani hingga Demam AI Global Jadi Biang Kerok Inflasi Jawa Tengah Mei 2026