Budi Arista Romadhoni
Kamis, 05 Februari 2026 | 08:45 WIB
Ilustrasi hujan. (freepik/Kireyonok_Yuliya)
Baca 10 detik
  • BMKG memprakirakan Semarang akan diguyur hujan ringan pada hari Kamis, 5 Februari 2026.
  • Potensi hujan ringan diprediksi merata di banyak kota besar lain di seluruh wilayah Indonesia.
  • Beberapa wilayah barat Indonesia diwaspadai berpotensi mengalami hujan disertai petir oleh BMKG.

SuaraJawaTengah.id - Semarang, sebagai salah satu kota besar di Indonesia, diprediksi akan diguyur hujan ringan pada Kamis  (5/2/2026).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca yang menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Semarang, akan mengalami kondisi serupa.

Informasi ini tentu menjadi perhatian bagi warga Semarang yang akan beraktivitas di luar ruangan, mengingat dampak hujan ringan bisa bervariasi, mulai dari sekadar gerimis hingga intensitas yang cukup mengganggu.

Prakirawan Cuaca BMKG, Nur M Rizky, menjelaskan bahwa potensi hujan ringan ini tidak hanya terjadi di Semarang, tetapi juga di berbagai kota besar lainnya di Indonesia.

Daftar kota yang diprediksi mengalami hujan ringan cukup panjang, meliputi Banda Aceh, Medan, Padang, Jambi, Pangkal Pinang, Palembang, Bandar Lampung, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, Palangkaraya, dan Samarinda.

Selain itu, Mataram, Kupang, Kendari, Mamuju, Palu, Gorontalo, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, dan Jayawijaya juga masuk dalam daftar wilayah yang berpotensi hujan ringan.

Ini menunjukkan bahwa fenomena hujan ringan ini adalah kondisi cuaca yang cukup merata di berbagai penjuru nusantara.

Meski Semarang hanya diprediksi hujan ringan, BMKG juga memberikan peringatan khusus untuk beberapa wilayah lain di Indonesia.

"Untuk bagian barat Indonesia, diwaspadai terdapat potensi hujan petir di Pekanbaru, Bengkulu, Banjarmasin, dan Tanjung Selor," kata Nur M Rizky.

Baca Juga: BRI Dukung Jalan Sehat Pasar Johar: Bangkitkan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Peringatan ini penting untuk diperhatikan, terutama bagi mereka yang memiliki rencana perjalanan atau aktivitas di wilayah-wilayah tersebut. Hujan petir tentu memiliki potensi bahaya yang lebih tinggi dibandingkan hujan ringan, sehingga kewaspadaan ekstra sangat diperlukan.

Selain potensi hujan ringan dan hujan petir, BMKG juga mencatat adanya daerah dengan potensi cuaca berawan dan berawan tebal. Wilayah-wilayah tersebut adalah Tanjung Pinang dan Manado.

Kondisi berawan tebal bisa menjadi indikasi awal akan turunnya hujan, meskipun tidak selalu demikian. Namun, bagi masyarakat di Tanjung Pinang dan Manado, tetap disarankan untuk mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan perubahan cuaca yang tiba-tiba.

Secara keseluruhan, prakiraan cuaca BMKG ini memberikan gambaran yang komprehensif mengenai kondisi atmosfer di Indonesia pada hari Kamis.

Bagi warga Semarang, hujan ringan mungkin tidak terlalu mengkhawatirkan, namun tetap disarankan untuk membawa payung atau jas hujan saat beraktivitas.

Sementara itu, bagi masyarakat di wilayah lain yang berpotensi hujan petir atau berawan tebal, kewaspadaan dan persiapan yang matang menjadi kunci untuk menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu. Informasi dari BMKG ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam merencanakan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik dan aman.

Load More