Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. [Istimewa]
Baca 10 detik
- Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi membantah disebut bersama Bupati Pekalongan saat Operasi Tangkap Tangan KPK.
- Luthfi mengklarifikasi pertemuan dengan Fadia pada Senin malam membahas progres Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
- KPK menguatkan bantahan Luthfi, serta Gubernur mengingatkan kepala daerah tentang pentingnya kepemimpinan bersih.
Mengutip peribahasa tajam, Luthfi menegaskan bahwa seorang pemimpin harus menjadi teladan. "Ikan busuk itu berawal dari kepalanya," ujarnya, menekankan kewajiban kepala daerah memberi contoh birokrasi yang bersih dan sehat.
Ia juga mewanti-wanti para pejabat publik untuk tidak bergaya hidup hedon dan memamerkan harta. "Harus jadi contoh yang baik. Dengan cara apa? Ya birokrasi yang sehat, bersih dan sesuai rule of law," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Bicara ke 503 Ketua DPRD di Akmil, Prabowo: Kita Boleh Beda Partai Tapi Tetap Satu Patriot
-
Ultimatum Zulhas ke SPPG: Ini Misi Peradaban, Jangan Cuma Cari Cuan!
-
Gebrakan PKB Jateng: 819 Kader Jalani Fit and Proper Test Demi Mesin Politik 2029!
-
Alarm Darurat Kampus! Mahasiswa UNNES-PMII Salatiga Gerak Cepat Lawan Kekerasan Seksual
-
Ditresnarkoba Polda Jateng Bongkar Jaringan Obat Terlarang di Pekalongan, Ribuan Pil Disita