- Buya Yahya menjelaskan qunut Ramadhan adalah amalan sunnah dalam salat witir, berbeda dengan qunut nazilah.
- Mazhab Syafi'i menganjurkan membaca qunut witir dimulai malam ke-16 Ramadan berdasarkan perbedaan ulama.
- Qunut Ramadhan dilaksanakan pada rakaat terakhir witir sebagai persiapan spiritual menjelang malam Lailatul Qadar.
Dalam praktiknya, qunut Ramadhan biasanya dibaca pada rakaat terakhir salat witir setelah bangkit dari rukuk.
Berikut salah satu bacaan qunut Ramadhan yang umum dibaca:
- Allahummahdinii fiiman hadait
- Wa ‘aafinii fiiman ‘aafait
- Wa tawallanii fiiman tawallait
- Wa baarik lii fiimaa a’thait
- Wa qinii syarra maa qadhait
- Fa innaka taqdii wa laa yuqdhaa ‘alaik
- Innahuu laa yadzillu man waalait
- Wa laa ya’izzu man ‘aadait
- Tabaarakta rabbanaa wa ta’aalait
Artinya:
“Ya Allah, berilah aku petunjuk sebagaimana orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk.
Berilah aku kesehatan sebagaimana orang-orang yang telah Engkau beri kesehatan.
Peliharalah aku sebagaimana orang-orang yang telah Engkau pelihara.
Berkahilah apa yang Engkau berikan kepadaku.
Lindungilah aku dari keburukan yang Engkau tetapkan.
Sesungguhnya Engkau yang menetapkan dan tidak ada yang dapat menetapkan atas-Mu.
Tidak akan hina orang yang Engkau lindungi dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi.
Maha Berkah Engkau wahai Tuhan kami dan Maha Tinggi.”
Bacaan ini menjadi bagian dari doa yang dipanjatkan dalam qunut Ramadhan untuk memohon perlindungan dan keberkahan kepada Allah ﷻ.
4. Hikmah Qunut Ramadhan Menjelang 10 Malam Terakhir
Buya Yahya menjelaskan bahwa salah satu hikmah dari qunut Ramadhan adalah memperbanyak doa menjelang sepuluh malam terakhir Ramadan.
Pertengahan Ramadan menjadi masa persiapan untuk memasuki fase ibadah yang lebih intens.
Pada sepuluh malam terakhir inilah umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah karena terdapat Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Baca Juga: 6 Hadits Tentang Keutamaan Bulan Syaban: Bekal Ibadah Menuju Ramadhan 1446 H
Dengan membaca qunut Ramadhan, umat Islam memperbanyak doa kepada Allah ﷻ dalam rangka mendekatkan diri kepada-Nya.
5. Qunut Ramadhan Mengajarkan Umat Islam Memperbanyak Ibadah
Selain membahas tentang qunut Ramadhan, Buya Yahya juga mengingatkan bahwa Ramadan adalah momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah.
Menurutnya, semakin mendekati akhir Ramadan, umat Islam seharusnya semakin memperbanyak amal.
Hal ini bisa dilakukan dengan meningkatkan ibadah malam seperti tarawih, witir, dan doa.
Buya Yahya juga menyinggung bahwa Rasulullah ﷺ dikenal memperbanyak ibadah pada malam-malam Ramadan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman
-
Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah