SuaraJawaTengah.id - Ketika orang tua sudah tiada dan kita baru menyadari betapa besar jasa dan pengorbanan mereka, sering kali penyesalan datang terlambat. Lantas bagaimana cara meminta maaf kepada orang tua yang telah meninggal dunia?
Dalam sebuah tausiyah, Buya Yahya menyampaikan bahwa pintu bakti kepada orang tua tidak tertutup meski mereka telah wafat. Justru di situlah ujian ketulusan itu dimulai. Berikut adalah 7 cara yang bisa Anda lakukan sebagai bentuk permintaan maaf dan bakti kepada orang tua yang telah berpulang:
1. Jangan Pernah Berdoa Tanpa Menyebut Nama Orang Tua
Buya Yahya menekankan bahwa bentuk bakti paling nyata setelah orang tua wafat adalah mendoakan mereka secara konsisten. Seringkali seseorang berdoa panjang lebar untuk dirinya sendiri, tapi melupakan orang tuanya.
Padahal, doa anak saleh adalah hadiah terbaik yang sampai langsung kepada orang tua di alam kubur.
Sebagaimana dikutip dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, doakan agar mereka diampuni dosanya, diberi kasih sayang, dan ditinggikan derajatnya oleh Allah SWT. Jadikan ini kebiasaan harian, bukan hanya saat ziarah kubur.
2. Sedekah dan Amal Harta atas Nama Orang Tua
Jika dulu Anda tidak sempat membahagiakan orang tua semasa hidupnya, sekarang adalah waktunya menunjukkan cinta melalui amal jariyah atas nama mereka. Buatkan pondok pesantren, wakafkan harta untuk masjid, atau bantu kegiatan sosial atas nama mereka.
Buya menyindir bahwa banyak orang baru merasa "berani" bersedekah setelah orang tuanya meninggal. Tapi yang benar adalah: buktikan dengan tindakan nyata, bukan sekadar ucapan.
3. Hadiahkan Pahala Tilawah Al-Qur’an
Selain sedekah, amalan yang bisa terus mengalir kepada orang tua adalah pahala dari membaca Al-Qur’an. Hatamkan Al-Qur’an dan niatkan pahalanya untuk orang tua. Anda tetap mendapatkan pahala karena membaca, dan mereka pun mendapatkan aliran amal dari kebaikan itu.
Ini adalah bentuk cinta yang tulus, tanpa pamrih, dan berdampak besar bagi kehidupan mereka di alam sana.
4. Sambung Silaturahmi dengan Orang yang Pernah Dibantu Orang Tua
Buya Yahya menyampaikan bahwa salah satu bentuk bakti tertinggi adalah menyambung hubungan dengan orang-orang yang dahulu disambung oleh orang tua. Misalnya, teman-teman mereka, tetangga, atau bahkan saudara jauh yang pernah dibantu.
Jika ibu Anda pernah memberi sarung kepada tetangga, teruskan tradisi itu. Jika ayah Anda sering bantu masjid, lanjutkan peran itu. Ini bukan hanya menyambung hubungan, tapi juga menguatkan warisan cinta dan kebaikan dari orang tua Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Semen Gresik Konsisten Salurkan Beasiswa Prasejahtera kepada 120 Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri
-
Sokong MBG, Taj Yasin Minta SPPG Belanja Telur dari Peternak Lokal
-
Pemprov Jateng Buka Ribuan Kursi Sekolah Gratis, Sasar Anak Keluarga Kurang Mampu
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Sumur Bor JadI Solusi Petani Tak Gagal Panen saat Kemarau
-
BBM Naik Tajam, Luthfi Siapkan Benteng Agar Harga Pangan Tak Ikut Meledak