- Sebuah truk trailer pengangkut alat berat mogok di JPL Nomor 5 Kaligawe Semarang, Senin malam hingga Selasa dini hari (9–10/3/2026).
- Insiden ini menyebabkan gangguan operasional karena posisi truk melintang dan menutup total jalur KA antara Stasiun Alastua dan Semarang Tawang.
- Proses evakuasi truk yang tersangkut membutuhkan waktu hampir tiga jam dan berdampak pada keterlambatan sepuluh perjalanan kereta api.
Dalam kondisi malam hari dengan pencahayaan terbatas, beberapa petugas terlihat mengenakan rompi keselamatan dan helm proyek. Lampu sorot tambahan serta lampu kendaraan digunakan untuk menerangi area perlintasan agar proses evakuasi dapat dilakukan dengan aman.
Petugas di lapangan bersama sejumlah pihak mencoba memeriksa bagian bawah trailer yang tersangkut sambil mengatur posisi kendaraan.
Selain itu, pihak KAI juga menyiapkan langkah teknis dengan mengirimkan lokomotif penolong apabila diperlukan untuk membantu proses penanganan.
4. Proses Evakuasi Berlangsung Hampir Tiga Jam
Proses evakuasi truk trailer tersebut berlangsung cukup lama karena ukuran kendaraan dan muatan alat berat yang besar.
Petugas harus memastikan kendaraan dapat dipindahkan tanpa menimbulkan kerusakan tambahan pada jalur rel.
Setelah melalui berbagai upaya penanganan dan koordinasi di lapangan, kendaraan akhirnya berhasil dibebaskan dari perlintasan pada pukul 02.53 WIB.
Setelah trailer berhasil dipindahkan, jalur kereta api dari arah hulu maupun hilir kembali dinyatakan aman untuk dilalui.
Perjalanan kereta api yang sebelumnya tertahan pun secara bertahap mulai kembali berjalan normal.
Baca Juga: Anjloknya Argo Bromo Anggrek: Jalur Sudah Dibuka, Puluhan Kereta di Semarang Tetap Batal Berangkat
5. Sepuluh Kereta Api Terdampak Keterlambatan
Akibat insiden tersebut, perjalanan kereta api di jalur tersebut sempat tertahan cukup lama. Dampaknya, sebanyak 10 perjalanan kereta api mengalami keterlambatan dengan waktu yang bervariasi.
Beberapa kereta yang terdampak di antaranya adalah KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasarturi–Gambir yang mengalami keterlambatan hingga 184 menit.
Kemudian KA Majapahit relasi Malang–Pasarsenen terlambat sekitar 143 menit, serta KA Sembrani relasi Gambir–Surabaya Pasarturi yang terlambat sekitar 125 menit.
Selain itu, sejumlah perjalanan kereta lain seperti KA Pandalungan, Blambangan Ekspres, Kertajaya, hingga kereta barang juga ikut terdampak.
Pihak Kereta Api Indonesia menyatakan akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk meminta pertanggungjawaban dari pemilik kendaraan yang menyebabkan gangguan operasional tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
-
Tim Gabungan Sita 2.188 Batang Rokok Ilegal di Wonosobo
-
Misi Promosi Liga 1 Dimulai! Kendal Tornado FC Bidik 3 Poin di Surabaya