Budi Arista Romadhoni
Rabu, 11 Maret 2026 | 07:15 WIB
Ilustrasi Truk Alat Berat Tersangkut di Rel Semarang. [Dok Suara.com/AI]
Baca 10 detik
  • Sebuah truk trailer pengangkut alat berat mogok di JPL Nomor 5 Kaligawe Semarang, Senin malam hingga Selasa dini hari (9–10/3/2026).
  • Insiden ini menyebabkan gangguan operasional karena posisi truk melintang dan menutup total jalur KA antara Stasiun Alastua dan Semarang Tawang.
  • Proses evakuasi truk yang tersangkut membutuhkan waktu hampir tiga jam dan berdampak pada keterlambatan sepuluh perjalanan kereta api.

Dalam kondisi malam hari dengan pencahayaan terbatas, beberapa petugas terlihat mengenakan rompi keselamatan dan helm proyek. Lampu sorot tambahan serta lampu kendaraan digunakan untuk menerangi area perlintasan agar proses evakuasi dapat dilakukan dengan aman.

Petugas di lapangan bersama sejumlah pihak mencoba memeriksa bagian bawah trailer yang tersangkut sambil mengatur posisi kendaraan.

Selain itu, pihak KAI juga menyiapkan langkah teknis dengan mengirimkan lokomotif penolong apabila diperlukan untuk membantu proses penanganan.

4. Proses Evakuasi Berlangsung Hampir Tiga Jam

Proses evakuasi truk trailer tersebut berlangsung cukup lama karena ukuran kendaraan dan muatan alat berat yang besar.

Petugas harus memastikan kendaraan dapat dipindahkan tanpa menimbulkan kerusakan tambahan pada jalur rel.

Setelah melalui berbagai upaya penanganan dan koordinasi di lapangan, kendaraan akhirnya berhasil dibebaskan dari perlintasan pada pukul 02.53 WIB.

Setelah trailer berhasil dipindahkan, jalur kereta api dari arah hulu maupun hilir kembali dinyatakan aman untuk dilalui.

Perjalanan kereta api yang sebelumnya tertahan pun secara bertahap mulai kembali berjalan normal.

Baca Juga: Anjloknya Argo Bromo Anggrek: Jalur Sudah Dibuka, Puluhan Kereta di Semarang Tetap Batal Berangkat

5. Sepuluh Kereta Api Terdampak Keterlambatan

Akibat insiden tersebut, perjalanan kereta api di jalur tersebut sempat tertahan cukup lama. Dampaknya, sebanyak 10 perjalanan kereta api mengalami keterlambatan dengan waktu yang bervariasi.

Beberapa kereta yang terdampak di antaranya adalah KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasarturi–Gambir yang mengalami keterlambatan hingga 184 menit.

Kemudian KA Majapahit relasi Malang–Pasarsenen terlambat sekitar 143 menit, serta KA Sembrani relasi Gambir–Surabaya Pasarturi yang terlambat sekitar 125 menit.

Selain itu, sejumlah perjalanan kereta lain seperti KA Pandalungan, Blambangan Ekspres, Kertajaya, hingga kereta barang juga ikut terdampak.

Pihak Kereta Api Indonesia menyatakan akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk meminta pertanggungjawaban dari pemilik kendaraan yang menyebabkan gangguan operasional tersebut.

Load More