- Puncak arus mudik Lebaran 2026 dari Jakarta terpantau di GT Kalikangkung Semarang pada Minggu sore (15/3/2026).
- Volume kendaraan mencapai puncaknya, tercatat 2.390 unit masuk Semarang dalam satu jam menjelang sore hari.
- Otoritas mengaktifkan 17 gardu tol maksimal untuk melayani lonjakan pemudik yang signifikan, berbeda dari arah sebaliknya.
SuaraJawaTengah.id - Gelombang arus mudik Lebaran 2026 dari arah Jakarta mulai tak terbendung saat memasuki Kota Semarang. Gerbang Tol (GT) Kalikangkung menjadi saksi bisu "tsunami" kendaraan yang terus memadati jalur utama, menandakan dimulainya puncak arus mudik tahun ini.
Betapa tidak, pantauan di Pospam GT Kalikangkung pada Minggu (15/3/2026) sore menunjukkan angka yang fantastis. Volume kendaraan yang masuk ke Semarang dalam satu jam terakhir bahkan sudah menyentuh 2.390 unit. Angka ini menjadi lonjakan paling signifikan yang tercatat sejauh ini.
Secara kumulatif, hingga pukul 16.00 WIB, total sudah ada 15.993 kendaraan pemudik yang berhasil melintasi GT Kalikangkung. Peningkatan gila-gilaan ini terasa sejak pagi hari, di mana volume yang semula rata-rata hanya 900 kendaraan per jam, meroket tajam menjadi 1.400 hingga 1.900 kendaraan per jam menjelang sore.
Tren ini menunjukkan eskalasi yang sangat cepat. Sebagai perbandingan, pada hari Sabtu (14/3), trafik kendaraan masih relatif lebih landai dengan rata-rata sekitar 1.500 kendaraan per jam.
Mundur satu hari ke belakang, pada Jumat (13/3), volume kendaraan bahkan hanya berada di kisaran 900-1.000 unit per jam. Ini membuktikan bahwa Minggu sore adalah awal dari puncak kepadatan yang sebenarnya.
Untuk mengantisipasi penumpukan parah, otoritas terkait mengerahkan seluruh sumber daya yang ada. Kepala Pos Pengamanan (Pospam) GT Kalikangkung Semarang, AKP Dimas Arief Wicaksono, menyebutkan bahwa belasan gardu tol telah diaktifkan secara maksimal.
"Untuk exit-nya, ada delapan gardu utama, dan sembilan gardu tambahan," katanya di lokasi. Total ada 17 gardu tol yang kini beroperasi penuh untuk melayani gelombang pemudik dari arah barat.
Situasi ini berbanding terbalik dengan arus kendaraan dari arah sebaliknya. Kendaraan dari arah timur (Semarang) yang menuju Jakarta tercatat jauh lebih lengang. Hingga Minggu pukul 16.00 WIB, hanya ada 7.527 unit kendaraan yang melintas, dengan kepadatan rata-rata 400-800 kendaraan per jam.
Untuk melayani arus balik yang masih sepi ini, hanya lima gardu tol yang dioperasikan, menunjukkan fokus utama saat ini adalah mengurai kepadatan pemudik yang datang menyerbu Ibu Kota Jawa Tengah.
Baca Juga: Puncak Arus Mudik di Jateng Diperkirakan Terjadi Sabtu Pagi, Ahmad Lutfi Minta Pemudik Hati-hati
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kendal Tornado FC Tambah Amunisi, Birrul Walidain dan Andre Oktaviansyah Resmi Bergabung
-
Ungguli Jatim dan Jabar, Jateng Pimpin Penyaluran Kredit Perumahan Nasional
-
PT Bhimasena Power Indonesia Raih LKPM Award Kategori PMA pada Peluncuran BATANG INVESTA
-
Sindikat Pencurian Spesialis Rumah Lansia Dibongkar, Polresta Solo Tangkap Dua Pelaku
-
Semarang Capai UHC 100 Persen, BPJS Kesehatan Perluas Layanan Jantung hingga Kanker