- Salat Idulfitri merupakan ibadah sunah dua rakaat dilaksanakan pada 1 Syawal, menandai berakhirnya Ramadan.
- Pelaksanaan salat memerlukan niat khusus sebagai imam atau makmum, yang diucapkan bersama takbiratul ihram.
- Tata cara salat berbeda dengan salat biasa, meliputi takbir tujuh kali di rakaat pertama dan lima kali di rakaat kedua.
SuaraJawaTengah.id - Idulfitri 2026 sudah di depan mata! Umat Muslim di seluruh dunia bersiap menyambut hari kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa di bulan Ramadan.
Momen istimewa ini bukan hanya tentang silaturahmi dan saling memaafkan, tetapi juga menjadi waktu untuk menunaikan salah satu ibadah sunah yang sangat dianjurkan, yaitu salat Idulfitri. Salat Id adalah simbol syukur dan kegembiraan, dilaksanakan secara berjamaah, memancarkan semangat kebersamaan dan persatuan umat.
Salat Idulfitri adalah ibadah sunah dua rakaat yang dilaksanakan khusus pada tanggal 1 Syawal. Waktunya dimulai sejak matahari terbit hingga masuk waktu salat Zuhur. Keutamaan salat ini sangat besar, menjadi penanda berakhirnya bulan suci Ramadan dan dimulainya bulan Syawal yang penuh berkah.
Melaksanakannya secara berjamaah di lapangan atau masjid besar menambah kekhidmatan dan syiar Islam. Memahami niat dan tata caranya menjadi penting agar ibadah kita diterima Allah SWT.
Niat Salat Idulfitri: Imam dan Makmum
Sama seperti salat lainnya, salat Idulfitri diawali dengan niat yang diucapkan dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram. Niat ini membedakan salat kita dari ibadah lain dan menegaskan tujuan kita beribadah hanya kepada Allah.
Jika Anda bertindak sebagai imam, berikut adalah lafaz niatnya:
"Ushallî sunnatan li ‘îdil fithri rak’ataini imaman lillâhi ta’âlâ"
Artinya: "Aku berniat melaksanakan salat sunah Idulfitri dua rakaat sebagai imam karena Allah ta’ala."
Baca Juga: Waspada! Semarang dan Sebagian Daerah Jawa Tengah Diprediksi Diguyur Hujan Hari Ini
Bagi Anda yang menjadi makmum, lafaz niatnya adalah:
"Ushallî sunnatan li ‘îdil fithri rak’ataini ma’mûman lillâhi ta’âlâ"
Artinya: "Aku berniat melaksanakan salat sunah Idulfitri dua rakaat sebagai makmum karena Allah ta’ala."
Tata Cara Pelaksanaan Salat Idulfitri yang Benar
Salat Idulfitri memiliki sedikit perbedaan dalam tata caranya dibandingkan salat sunah lainnya, terutama pada jumlah takbir di rakaat pertama dan kedua. Berikut adalah panduan lengkap pelaksanaannya:
1. Niat: Mulailah dengan membaca niat salat Idulfitri dalam hati, disunahkan juga untuk melafalkannya.
2. Takbiratul Ihram: Angkat kedua tangan sambil mengucapkan "Allahu Akbar," menandai dimulainya salat.
3. Doa Iftitah: Setelah takbiratul ihram, bacalah doa iftitah.
4. Takbir Tujuh Kali (Rakaat Pertama): Lanjutkan dengan takbir sebanyak tujuh kali. Di sela-sela setiap takbir, disunahkan membaca:
"Allâhu akbar kabîran, wal amdulillâhi katsîran, wa subânallâhi bukratan wa ashîla," atau bisa juga dengan lafaz: "Subânallâhi wal amdulillâhi wa lâ ilâha illallâhu wallâhu akbar."
5. Al-Fatihah dan Surat Pendek: Setelah takbir selesai, bacalah surat Al-Fatihah, kemudian diikuti dengan surat pendek dari Al-Qur'an.
6. Ruku, Sujud, dan Berdiri: Lanjutkan dengan ruku, sujud, duduk di antara dua sujud, dan kemudian berdiri kembali untuk rakaat kedua.
7. Takbir Lima Kali (Rakaat Kedua): Pada rakaat kedua, lakukan takbir sebanyak lima kali. Bacaan di sela-sela takbir sama seperti pada rakaat pertama.
8. Al-Fatihah dan Surat Pendek: Setelah takbir, bacalah surat Al-Fatihah, diikuti dengan surat pendek.
9. Ruku, Sujud, dan Salam: Lanjutkan dengan ruku, sujud, dan akhiri salat dengan salam.
10. Khutbah Idulfitri: Setelah salam, sangat disunahkan untuk tidak langsung pulang. Dengarkanlah khutbah yang akan disampaikan oleh khatib. Khutbah ini berisi nasihat, pengingat, dan doa yang bermanfaat bagi kita semua.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Modus Curi Biskuit Berulang Terbongkar, Sales Makanan Diciduk di Pasar Nusukan
-
Viral! Siswa Sekolah Rakyat Acungkan Celurit di Jalan, Kini Berakhir Apes
-
Kurir Sabu Berkedok Kondektur Bus Ditangkap, Barang Bukti Disembunyikan di Botol Permen
-
Jokowi: PSI Punya Target Besar di 2029, Bukan Sekadar Lolos ke Senayan
-
Soroti Krisis Kepercayaan, Yoyok Sukawi Desak PSSI Transparan Soal Isu Penundaan Kongres