- Sebuah mobil Kijang bernopol K 1264 WU yang dikemudikan Choiri menabrak anak saat bermain di Jepara, pukul 12.30 WIB.
- Penyebab utama insiden ini diduga karena pengemudi mobil sedang mengantuk, menyebabkan hilangnya kendali di jalan raya.
- Mobil yang melaju sedang dari arah barat keluar jalur dan masuk halaman rumah korban yang berbatasan langsung dengan jalan.
SuaraJawaTengah.id - Insiden kecelakaan tragis terjadi di Jalan Raya Ngasem–Klampitan, Kabupaten Jepara, yang melibatkan sebuah mobil Kijang dan seorang anak yang tengah bermain di halaman rumahnya.
Peristiwa ini menyita perhatian warga karena terjadi di area permukiman dan diduga akibat kelalaian pengemudi. Berikut 7 fakta penting dari kejadian tersebut.
1. Terjadi Siang Hari Sekitar Pukul 12.30 WIB
Kecelakaan terjadi pada siang hari sekitar pukul 12.30 WIB, saat kondisi lalu lintas relatif normal. Waktu kejadian yang berada di tengah aktivitas warga membuat peristiwa ini cepat diketahui oleh masyarakat sekitar.
Kondisi siang hari juga menunjukkan bahwa kecelakaan tidak dipicu oleh faktor minimnya pencahayaan, melainkan lebih kepada kondisi pengemudi.
2. Melibatkan Mobil Kijang Bernopol K 1264 WU
Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan ini adalah mobil Kijang dengan nomor polisi K 1264 WU. Mobil tersebut diketahui dikemudikan oleh seorang pria bernama Choiri.
Choiri disebut merupakan tetangga korban, sehingga peristiwa ini tidak hanya menjadi tragedi kecelakaan, tetapi juga mengguncang hubungan sosial di lingkungan tersebut.
3. Mobil Melaju dari Arah Barat dengan Kecepatan Sedang
Baca Juga: Exit Tol Bawen Angker! Pemprov Jateng Siapkan Rekayasa Darurat, Antisipasi Kecelakaan saat Lebaran!
Menurut keterangan pihak kepolisian, mobil melaju dari arah barat di ruas Jalan Raya Ngasem–Klampitan. Kecepatan kendaraan saat itu tidak tergolong tinggi, melainkan dalam kategori sedang.
Namun, meskipun tidak melaju kencang, kondisi kehilangan kendali tetap berujung fatal karena posisi korban yang berada sangat dekat dengan badan jalan.
4. Pengemudi Diduga Mengantuk
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jepara, Riyanto, mengungkapkan penyebab utama kecelakaan adalah faktor kelelahan pengemudi.
“Pengemudi sedang mengantuk,” kata Riyanto.
Kondisi mengantuk ini diduga membuat konsentrasi pengemudi menurun drastis, sehingga tidak mampu mengendalikan kendaraan secara optimal saat melintas di lokasi kejadian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Sejumlah Kelompok Mahasiswa Tak Ikut Rencana Demo AMPB di Jakarta
-
Tidak Menyerah dengan Keadaan, Kisah Anak Penjual Bubur Raih Predikat Wisudawan Terbaik
-
Duh! 681 Kendaraan KDKMP Temanggung Sudah Tiba, Koperasi Belum Beroperasi
-
BMKG Petakan Kondisi Tanah hingga Kerusakan Pascagempa NTT
-
KPK Bongkar Modus Jual-Beli Kursi Unsoed: Rektor Beri Akses User ID untuk Loloskan Camaba