- Pasangan Vicky dan Feronika menikah di Rembang pada 29 Maret 2026 dengan mahar berupa dua bibit pohon mangga.
- Pemberian mahar unik tersebut dilakukan sebagai simbol komitmen membangun rumah tangga serta wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan.
- Aksi pernikahan ini mendapatkan apresiasi dari Kementerian Agama karena dianggap sebagai inspirasi positif dalam memaknai mahar secara luas.
SuaraJawaTengah.id - Prosesi pernikahan biasanya identik dengan mahar berupa emas, uang, atau seperangkat alat ibadah. Namun berbeda dengan pasangan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, yang memilih cara unik dan penuh makna.
Seorang pemuda bernama Vicky Rio Wimbi Utomo memberikan mahar berupa dua bibit pohon mangga saat meminang Feronika Parastuti.
Pernikahan ini pun menjadi sorotan karena bukan hanya unik, tetapi juga sarat nilai filosofi dan kepedulian terhadap lingkungan. Berikut 7 fakta menarik di balik pernikahan tersebut.
1. Mahar Tidak Biasa, Sepasang Bibit Pohon Mangga
Dalam prosesi akad nikah yang berlangsung di Desa Sambiyan, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang, Vicky memberikan mahar berupa dua bibit pohon mangga.
Pilihan ini jelas berbeda dari mahar pada umumnya, sehingga langsung menarik perhatian masyarakat.
Namun di balik keunikan tersebut, tersimpan makna yang lebih dalam dibanding sekadar simbol formalitas pernikahan.
2. Pernikahan Digelar di Rembang, Jadi Sorotan
Acara pernikahan berlangsung pada Ahad (29/3/2026) di Dusun Cendono, Desa Sambiyan.
Baca Juga: Semen Gresik Apresiasi Tukang Bangunan, Program Tukang Hebat Berhadiah Utama Tiga Unit Motor Matic
Momen ini tidak hanya menjadi hari bahagia bagi kedua mempelai, tetapi juga viral karena konsepnya yang anti-mainstream.
Banyak pihak menilai, langkah ini membawa pesan baru dalam tradisi pernikahan di tengah masyarakat.
3. Mahar Jadi Simbol Komitmen Rumah Tangga
Bagi Vicky, mahar berupa pohon mangga bukan sekadar simbol, melainkan bentuk komitmen dalam membangun rumah tangga.
Ia memaknai pohon sebagai representasi perjalanan kehidupan bersama pasangan.
“Sebagai simbol wujud merawat dan mencintai pasangan, serta komitmen dalam membangun rumah tangga bersama,” ungkap Vicky.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Suami-Istri Kompak Pelaku Pencurian Kambing, Dijual Lewat COD Berujung Apes
-
Tembus Angka Miliaran, Pameran HUT ke-81 Jateng Bawa UMKM Lokal 'Go International' hingga Malaysia!
-
Di Hari Jadi Ke-81 Jateng, Gubernur Luthfi Serukan Kebersamaan dalam Membangun Daerah
-
Sejumlah Kelompok Mahasiswa Tak Ikut Rencana Demo AMPB di Jakarta
-
Tidak Menyerah dengan Keadaan, Kisah Anak Penjual Bubur Raih Predikat Wisudawan Terbaik