- Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga melaksanakan ibadah Paskah dengan lancar di aula bekas Kecamatan Teluknaga pada 5 April 2026.
- Pemerintah Kabupaten Tangerang menjamin keamanan jemaat serta menyediakan solusi lokasi ibadah sementara dan rencana pembangunan gereja permanen.
- Bupati Tangerang berkomitmen menindaklanjuti permohonan Persetujuan Bangunan Gedung sesuai aturan guna menyelesaikan polemik rumah doa yang sempat disegel.
SuaraJawaTengah.id - Setelah rumah doanya disegel, Jemaat Gereja Ouikemene Umat Kristen (POUK) Tesalonika Teluknaga Kabupaten Tangerang menggelar ibadah paskah 2026 di bekas Aula Kecamata Teluknaga, Minggu, 5 April 2026.
Tempat ibadah paskah itu berada persis di depan Masjid Agung Al-Marwah Teluknaga, Kabupaten Tangerang.
Ketua Komisi Jemaat Muda POUK Tesalonika Teluknaga Gabriella Yosiana bersyukur, pelaksanaan ibadah berjalan lancar dan aman.
"Hari ini aman, karena memang banyak aparat juga di sini. Ibadah juga berlangsung dengan lancar," kata Gebi dikonfirmasi, Minggu, 5 April 2026.
Meski begitu, Gebi tak menampik, dia dan jemaat lainnya masih merasakan khawatir, terlebih paska penyegelan bangunan kantor yayasan sekaligus rumah doa Jemaat POUK Tesalonika.
"Khawatir tentu pasti ada tapi harus dihadapi," ungkapnya.
Terpisah, Ketua Yayasan POUK Tesalonika Teluknaga Oktavianto Marojahan Imannuel Pardede mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah memberikan solus jangka pendek dan jangka panjang terkait polemik yang dihadapi.
"Solusi jagka pendek, ibadah Jemaat Gereja POUK Tesalonika di Gedung Aula Serba Guna Kecamatan Lama Teluk Naga setiap 3 bulan diperpanjang. Solusi jangka panjang akan menawarkan lahan sebagai lokasi permanen Gedung Gereja POUK Tesalonika," paparnya.
Pardede menuturkan, pihaknya akan terus mengawal janji jangka panjang dari Bupati Tangerang Maesyal Rasyid itu.
Baca Juga: PSIS Semarang Bawa 20 Pemain dalam Lawatan ke Markas Persita Tangerang, Ini Daftar Lengkapnya
"KIta akan kawal komitmen tersebut dengan terus, nantinya diadakan koordinasi yang lebih intens melalui Camat Teluk Naga," tuturnya.
Sementara soal polemik permohonan Persetujuan Bangunan Gedung Kantor Yayasan POUK Tesalonika, Pardede menyebut, Bupati Tangerang akan lakukan penelusuran.
"Akan mendukung penyelesaiannya sesuai ketentuan PBG Kantor Yayasan POUK Tesalonika Tangerang," ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid berjanji akan menjamin keamanan dan kenyamanan jemaat Gereja POUK Tesalonika Teluknaga dalam melaksanakan ibadah.
"Kami memastikan seluruh masyarakat dapat menjalankan ibadah sesuai keyakinannya dengan aman, nyaman, dan tenang," janjinya dalam rilis resmi.
Mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang itu juga berjanji akan memberikan fasilitas tempat permanen sebagai tempat ibadah Jemaat POUK Tesalonika sesuai peraturan perundang-undangan dan dukungan masyarakat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Difasilitasi Pemkab Tangerang, Jemaat Gereja POUK Tesalonika Ibadah Paskah di Dekat Masjid
-
Sarif Abdillah Ungkap Strategi Entaskan Kemiskinan di Jateng: Optimalisasi Aset hingga Validasi Data
-
Kendal Tornado FC Youth Termotivasi Lanjutkan Kemenangan vs Persekat
-
32 Tahun Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai, Warga Boyolali Akhirnya Merdeka Berkat Jembatan Garuda
-
Sapu dan Harapan: Cerita Penyandang Disabilitas di Balik Kebersihan Dapur MBG di Karanganyar