- Tiga juru parkir liar diamankan polisi setelah memungut tarif sebesar Rp40 ribu kepada wisatawan di Kota Lama Semarang.
- Kejadian pada 13 April 2026 tersebut viral di media sosial karena tarif parkir jauh melebihi ketentuan resmi.
- Polsek Semarang Tengah melakukan pemeriksaan dan memberikan pembinaan kepada para pelaku agar tidak mengulangi praktik pungutan liar.
SuaraJawaTengah.id - Kasus pungutan liar parkir di kawasan wisata Kota Lama Semarang kembali menjadi sorotan publik. Seorang pria bernama Susanto (41) bersama dua rekannya diamankan pihak kepolisian setelah aksinya memungut tarif parkir tidak wajar hingga Rp40 ribu viral di media sosial.
Peristiwa yang terjadi pada Senin (13/4/2026) ini langsung menuai reaksi luas dari masyarakat, terutama karena menyasar wisatawan dari luar kota.
Kejadian ini bukan sekadar soal nominal, tetapi juga menyangkut kepercayaan dan kenyamanan publik saat berkunjung ke kawasan wisata. Berikut 7 fakta penting dari kasus tersebut.
1. Viral Setelah Wisatawan Bayar Rp50 Ribu, Kembali Rp10 Ribu
Kasus ini mencuat setelah sebuah video beredar di media sosial. Dalam video tersebut, seorang wisatawan mengaku memberikan uang Rp50 ribu kepada juru parkir. Namun, ia hanya menerima kembali Rp10 ribu, sehingga diduga terdapat pungutan liar sebesar Rp40 ribu. Video ini kemudian memicu perhatian publik dan menjadi viral dalam waktu singkat.
2. Tarif Parkir Melonjak Jauh dari Ketentuan
Tarif parkir resmi di Kota Semarang sebenarnya relatif terjangkau, yakni Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp3.000 untuk mobil. Bahkan dalam beberapa skema wisata, tarif maksimal berkisar Rp5.000 hingga Rp10.000. Namun dalam kejadian ini, wisatawan justru dikenakan biaya hingga Rp40 ribu, jauh di atas ketentuan yang berlaku.
3. Pelaku Mengaku Lupa Mengembalikan Uang
Saat dimintai keterangan oleh pihak kepolisian, Susanto mengaku bahwa kejadian tersebut bermula dari kelalaiannya. Ia menyebut lupa memberikan uang kembalian kepada wisatawan.
Baca Juga: Duh! Gedung Bersejarah di Kota Lama Semarang Roboh
“Itu pengunjung dari luar kota, saya minta parkir Rp10 ribu, uangnya Rp50 ribu. Saya lupa kembalikan Rp40 ribu,” ujarnya kepada awak media beberapa waktu lalu.
4. Kondisi Hujan Disebut Jadi Faktor
Selain alasan lupa, Susanto juga menyebut kondisi hujan saat kejadian turut memengaruhi konsentrasinya. Ia mengaku tidak fokus saat melayani pengunjung karena cuaca yang kurang mendukung. Hal ini menjadi salah satu alasan yang disampaikan kepada pihak kepolisian.
5. Baru 5 Hari Jadi Jukir dan Bukan Petugas Resmi
Fakta lain yang terungkap, Susanto bukan juru parkir resmi. Ia mengaku baru lima hari bekerja sebagai jukir liar di kawasan tersebut. Sebelumnya, ia bekerja sebagai petugas keamanan selama dua tahun. Pengalamannya yang masih minim di lapangan diduga turut memengaruhi tindakannya.
6. Ikut-ikutan Teman Menentukan Tarif
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun
-
Dugaan Tabrak Lari di Bantul, Pengemudi Mobil Ditangkap Warga Usai Hantam Pemotor Hingga Tewas