Budi Arista Romadhoni
Selasa, 14 April 2026 | 10:30 WIB
Ilustrasi fakultas kedokteran. [Dok Suara.com/AI]
Baca 10 detik
  • Biaya kuliah jalur Mandiri Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman tahun 2026 diproyeksikan mencapai Rp400 juta hingga Rp500 juta.
  • Estimasi total tersebut meliputi gabungan Uang Kuliah Tunggal selama delapan semester serta Iuran Pengembangan Institusi sekali bayar.
  • Besaran biaya pendidikan ini belum mencakup pengeluaran tambahan seperti biaya hidup, buku referensi, serta alat praktik mahasiswa.

5. Catatan tentang Biaya

Besaran biaya IPI sangat bergantung pada golongan yang dipilih dan ditetapkan oleh universitas. Biaya ini bisa berbeda untuk mahasiswa yang memilih golongan yang lebih tinggi atau lebih rendah.

Biaya UKT juga bisa berbeda antara jalur Mandiri dengan jalur lainnya, seperti SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) atau SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes). Hal ini perlu diperhatikan bagi calon mahasiswa yang ingin memilih jalur seleksi yang sesuai dengan kemampuan finansial mereka.

6. Biaya Tambahan

Selain biaya utama, mahasiswa Fakultas Kedokteran juga perlu mempertimbangkan biaya tambahan yang sering kali dikeluarkan selama studi, antara lain.

a. Biaya hidup: Termasuk penginapan, makan, transportasi, dan kebutuhan sehari-hari lainnya. Biaya hidup ini bervariasi tergantung pada tempat tinggal dan gaya hidup masing-masing mahasiswa.

b. Buku dan alat kedokteran: Mahasiswa kedokteran sering membutuhkan buku-buku referensi khusus serta alat kedokteran yang diperlukan untuk praktik dan pembelajaran di laboratorium.

Biaya kuliah Fakultas Kedokteran Unsoed jalur Mandiri 2026 memang terbilang tinggi, namun sebanding dengan kualitas pendidikan yang akan didapat. Dengan estimasi total biaya sekitar Rp400 juta hingga Rp500 juta, mahasiswa akan mendapatkan pendidikan di bidang yang sangat bergengsi dan memiliki prospek karir yang cerah.

Jika dibandingkan dengan harga mobil baru, biaya kuliah ini memang setara dengan kendaraan MPV atau SUV menengah, yang dapat menjadi gambaran betapa besar investasi yang diperlukan untuk menempuh pendidikan kedokteran.

Baca Juga: Gugat UU Kesehatan ke MK, Dekan Unsoed: Pendidikan Dokter Spesialis Bisa Amburadul!

Kontributor : Dinar Oktarini

Load More