- Universitas Jenderal Soedirman membuka 57 program studi pada SNBT 2026 dengan total daya tampung sebanyak 3.928 kursi.
- Terdapat sepuluh program studi dengan peminat paling sedikit yang dapat dijadikan referensi strategi meningkatkan peluang kelulusan peserta.
- Data keketatan jurusan dari tahun 2025 membantu calon mahasiswa memilih program studi yang lebih realistis dan sesuai prospek karier.
SuaraJawaTengah.id - Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menjadi salah satu kampus negeri yang cukup diminati dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Tahun ini, Unsoed membuka total 57 program studi yang bisa dipilih calon mahasiswa.
Di balik banyaknya pilihan tersebut, ada satu hal yang perlu Anda pahami sejak awal. Persaingan di setiap program studi tidaklah sama. Ada jurusan dengan ribuan peminat, tetapi ada juga yang relatif lebih sepi.
Sebagai gambaran, total peminat Unsoed pada SNBT 2025 mencapai 43.166 orang. Sementara itu, daya tampung SNBT 2026 hanya sekitar 3.928 kursi. Artinya, strategi memilih jurusan menjadi faktor penting untuk meningkatkan peluang lolos.
Salah satu pendekatan yang bisa dipertimbangkan adalah melihat program studi dengan jumlah peminat lebih rendah.
Daftar Prodi Sepi Peminat di Unsoed
Berdasarkan data SNBT 2025, berikut 10 program studi dengan peminat paling sedikit di Unsoed, lengkap dengan daya tampung SNBT 2026 dan tingkat keketatannya:
Mikrobiologi
Peminat: 153
Daya tampung: 32
Keketatan: 20,9%
Proteksi Tanaman
Baca Juga: Dugaan Kekerasan Seksual oleh Guru Besar, Mahasiswa Geruduk Unsoed Sampaikan 5 Tuntutan Keras
Peminat: 156
Daya tampung: 28
Keketatan: 17,9%
Pendidikan Bahasa Jepang
Peminat: 163
Daya tampung: 48
Keketatan: 29,4%
Biologi Terapan
Peminat: 164
Daya tampung: 32
Keketatan: 19,5%
Fisika
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Sisi Kelam Embun Es Dieng: Saat Wisatawan Berfoto, Petani Menanggung Rugi Miliaran Rupiah
-
Kasus Kusta di Jateng Masih Tinggi, Ahmad Luthfi Perluas Skrining Lewat Speling
-
Mahasiswa D3 Teknik Kimia UNS Belajar Langsung Praktik Industri di Semen Gresik Pabrik Rembang
-
Investasi ORI030 di BRI, Nikmati Kupon Hingga 7,00% dan Jaminan Pembayaran dari Negara
-
Bupati Sukoharjo Terjaring OTT KPK, Ahmad Luthfi: Ikan Itu Busuknya dari Kepala!