- Pasangan penjual gudeg asal Sleman, Rahudin dan Siti Koringah, dijadwalkan berangkat menunaikan ibadah haji pada 24 April 2026.
- Keberangkatan tersebut tercapai berkat konsistensi menabung dari keuntungan berjualan gudeg yang mereka rintis sejak tahun 2009 silam.
- Pasangan ini mempersiapkan fisik, mental, serta wawasan ibadah sebelum berangkat ke tanah suci demi menjalankan rukun Islam kelima.
Perjalanan mereka tidaklah mulus begitu saja. Seharusnya, pasangan ini berangkat pada tahun 2022, namun terkendala pandemi Covid-19 yang menutup akses keberangkatan haji dan umrah.
Akibat ketidakpastian saat itu, mereka memutuskan untuk menjual aset yang ada demi melaksanakan ibadah umrah terlebih dahulu pada tahun 2023.
Kini, penantian panjang itu akhirnya berbuah manis. Nama mereka tercatat dalam kelompok terbang (kloter) ketiga yang akan diberangkatkan dalam waktu dekat.
Siti mengaku hampir tidak percaya bahwa profesi mereka sebagai penjual gudeg pinggir jalan bisa membawa mereka hingga ke tanah suci.
"Pokoknya apa ya di benak kita itu pokoknya nggak menyangka kok bisa sampai ke sana lagi. Pokoknya itu kalau nggak dari Allah SWT itu nggak mungkin gitu," ucap Siti.
Persiapan Fisik dan Mental
Menjelang keberangkatan, pasangan ini sibuk menyiapkan kondisi fisik dengan mengikuti manasik dan tes kesehatan. Selain itu, mereka memanfaatkan teknologi untuk mendalami tata cara ibadah haji agar lebih mandiri saat berada di Arab Saudi nanti.
"Kemudian juga nambah cari ilmu di YouTube itu, caranya gimana terus filosofi-filosofinya. Jadi sedikit banyak di YouTube itu menambah wawasan kita gitu," kata Rahudin.
Selama ditinggal ke Tanah Suci, warung gudeg milik mereka dipastikan akan tutup sementara mengingat sang anak memiliki kesibukan sendiri di bidang kecantikan.
Baca Juga: Akui Banyak Kenangan, Try Hamdani dan KH Yudo Termotivasi Lawan PSS Sleman
Pengumuman tutupnya warung pun sudah disiapkan untuk dipasang di depan pintu ruko agar para pelanggan setia mereka mengetahuinya.
"Sudah (beri tahu pelanggan) nanti di depan pintu kita tempel pengumuman, kalau gudeg tutup," ungkapnya.
Kendati demikian, sembari bersiap berangkat ke tanah suci, mereka masih tetap berjualan setiap pagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Ulama Minta Perang Iran-Israel Disetop Demi Haji 2026, Keselamatan Jemaah Indonesia Taruhannya!
-
BRI Perkenalkan Fitur Tarik Tunai Saldo GoPay Melalui Lebih dari 19 Ribu Jaringan ATM & CRM
-
Kisah Pasutri di Sleman, Sisihkan Uang dari Jualan Gudeg untuk Berangkat Haji
-
Duh! Guru dan Murid di Blora Jadi Korban Investasi Bodong, Ini 7 Faktanya
-
Miris! Tolak Batal Puasa, Siswa SD di Brebes Dihajar 6 Teman Sekelas, Ini 7 Faktanya