Budi Arista Romadhoni | Hiskia Andika Weadcaksana
Jum'at, 17 April 2026 | 15:17 WIB
Pasangan penjual gudeg, Rahudin Hasan (61) dan Siti Koringah (52) di Maguwoharjo, Sleman, Jumat (17/4/2026). [Suara.com/Hiskia]
Baca 10 detik
  • Pasangan penjual gudeg asal Sleman, Rahudin dan Siti Koringah, dijadwalkan berangkat menunaikan ibadah haji pada 24 April 2026.
  • Keberangkatan tersebut tercapai berkat konsistensi menabung dari keuntungan berjualan gudeg yang mereka rintis sejak tahun 2009 silam.
  • Pasangan ini mempersiapkan fisik, mental, serta wawasan ibadah sebelum berangkat ke tanah suci demi menjalankan rukun Islam kelima.
Pasangan penjual gudeg, Rahudin Hasan (61) dan Siti Koringah (52) di Maguwoharjo, Sleman, Jumat (17/4/2026). [Suara.com/Hiskia]

Perjalanan mereka tidaklah mulus begitu saja. Seharusnya, pasangan ini berangkat pada tahun 2022, namun terkendala pandemi Covid-19 yang menutup akses keberangkatan haji dan umrah. 

Akibat ketidakpastian saat itu, mereka memutuskan untuk menjual aset yang ada demi melaksanakan ibadah umrah terlebih dahulu pada tahun 2023.

Kini, penantian panjang itu akhirnya berbuah manis. Nama mereka tercatat dalam kelompok terbang (kloter) ketiga yang akan diberangkatkan dalam waktu dekat. 

Siti mengaku hampir tidak percaya bahwa profesi mereka sebagai penjual gudeg pinggir jalan bisa membawa mereka hingga ke tanah suci.

"Pokoknya apa ya di benak kita itu pokoknya nggak menyangka kok bisa sampai ke sana lagi. Pokoknya itu kalau nggak dari Allah SWT itu nggak mungkin gitu," ucap Siti.

Persiapan Fisik dan Mental

Menjelang keberangkatan, pasangan ini sibuk menyiapkan kondisi fisik dengan mengikuti manasik dan tes kesehatan. Selain itu, mereka memanfaatkan teknologi untuk mendalami tata cara ibadah haji agar lebih mandiri saat berada di Arab Saudi nanti.

"Kemudian juga nambah cari ilmu di YouTube itu, caranya gimana terus filosofi-filosofinya. Jadi sedikit banyak di YouTube itu menambah wawasan kita gitu," kata Rahudin.

Selama ditinggal ke Tanah Suci, warung gudeg milik mereka dipastikan akan tutup sementara mengingat sang anak memiliki kesibukan sendiri di bidang kecantikan. 

Baca Juga: Akui Banyak Kenangan, Try Hamdani dan KH Yudo Termotivasi Lawan PSS Sleman

Pengumuman tutupnya warung pun sudah disiapkan untuk dipasang di depan pintu ruko agar para pelanggan setia mereka mengetahuinya.

"Sudah (beri tahu pelanggan) nanti di depan pintu kita tempel pengumuman, kalau gudeg tutup," ungkapnya.

Kendati demikian, sembari bersiap berangkat ke tanah suci, mereka masih tetap berjualan setiap pagi.

Load More