- Video viral menampilkan 183 siswa SD melakukan field trip menggunakan pesawat Garuda Indonesia ke Jakarta sebagai agenda tahunan.
- Program yang berjalan sejak 2011 ini bertujuan memberikan edukasi langsung mengenai moda transportasi dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan siswa.
- Sekolah memfasilitasi biaya sebesar Rp3 juta melalui program tabungan siswa sejak kelas satu agar tidak menjadi beban finansial.
3. Berawal dari Materi Pelajaran, Bukan Sekadar Jalan-Jalan
Banyak yang mengira kegiatan ini hanya bentuk rekreasi atau liburan sekolah. Namun faktanya, program ini berangkat dari kebutuhan pembelajaran di kelas.
Saat siswa kelas 5 mempelajari materi tentang moda transportasi, muncul ide untuk memberikan pengalaman langsung, bukan hanya teori.
Melalui kegiatan ini, siswa dapat merasakan secara nyata proses perjalanan udara. Mereka belajar mulai dari prosedur di bandara, pemeriksaan keamanan, penggunaan tiket, hingga pengalaman boarding ke dalam pesawat.
Pendekatan ini membuat pembelajaran menjadi lebih hidup, karena siswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mengalaminya secara langsung.
4. Pengalaman Langka: Siswa Masuk ke Kokpit Pesawat
Salah satu momen yang paling berkesan dalam kegiatan ini adalah ketika beberapa siswa diberi kesempatan untuk masuk ke dalam kokpit.
Di ruang kendali pesawat tersebut, mereka diperkenalkan dengan berbagai instrumen penting yang digunakan oleh pilot saat menerbangkan pesawat.
Pengalaman ini tentu tidak bisa didapatkan dalam kegiatan belajar biasa. Hal ini juga menjadi bukti bahwa pihak maskapai Garuda Indonesia memberikan dukungan khusus karena hubungan yang sudah terjalin cukup lama dengan pihak sekolah.
Baca Juga: 7 Fakta Penggeledahan Koperasi BLN Salatiga Terkait Kasus Penipuan Investasi
5. Tidak Hanya Wisata, Tapi Juga Edukasi Kebangsaan
Setibanya di Jakarta, kegiatan siswa tidak berhenti pada perjalanan udara saja. Mereka mengunjungi sejumlah tempat penting yang memiliki nilai edukasi tinggi, seperti Gedung DPR-MPR RI, Kantor PP Muhammadiyah dan Masjid Istiqlal.
Kunjungan ke Gedung DPR-MPR menjadi bagian dari pembelajaran wawasan kebangsaan. Siswa dapat melihat langsung bagaimana lembaga negara bekerja, memahami fungsi DPR dan MPR, serta mengenal ruang-ruang penting yang selama ini hanya mereka lihat di buku.
Dengan melihat langsung, diharapkan siswa memiliki pemahaman yang lebih kuat sekaligus tumbuh rasa cinta terhadap tanah air.
6. Biaya Sekitar Rp3 Juta, Disiapkan Sejak Awal
Salah satu hal yang juga menjadi perhatian publik adalah biaya kegiatan ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin
-
Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus
-
18 Tim Sepakbola Putri SD Ramaikan Junior Putri Cup 2026 di Semarang