- BMKG memprakirakan wilayah Kota Semarang akan mengalami hujan dengan intensitas ringan pada hari Kamis, 23 April 2026.
- Masyarakat Semarang diimbau waspada terhadap potensi jalan licin dan genangan air saat beraktivitas di luar ruangan.
- Warga diminta memantau informasi cuaca terkini melalui situs resmi serta media sosial BMKG secara berkala.
SuaraJawaTengah.id - Bagi warga Kota Semarang dan sekitarnya yang memiliki agenda kegiatan di luar ruangan pada hari Kamis ini, ada baiknya meningkatkan kewaspadaan dan mempersiapkan perlengkapan menghadapi air hujan, seperti payung ataupun jas hujan bagi pengendara motor.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis data prakiraan cuaca terkini yang mengindikasikan bahwa wilayah Ibu Kota Jawa Tengah ini berpotensi diguyur hujan.
Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Prakirawan BMKG, Alya Sausan, dalam tayangan prakiraan cuaca di kanal YouTube resmi BMKG di Jakarta pada Kamis pagi (23/4/2026), Semarang masuk dalam kategori wilayah yang diprediksi akan mengalami hujan dengan intensitas ringan.
Prakiraan ini menjadi sinyal bagi masyarakat untuk mengantisipasi jalanan yang mungkin licin atau genangan air di beberapa titik rawan.
Kondisi cuaca di Semarang ini merupakan bagian dari fenomena yang lebih luas di mana BMKG memprakirakan sebagian besar kota-kota besar di Indonesia akan didominasi oleh hujan dengan intensitas yang bervariasi pada hari ini.
Hujan ringan di Semarang terjadi bersamaan dengan prediksi serupa di beberapa kota besar lainnya di Pulau Jawa, seperti Serang, Jakarta, Bandung, dan Surabaya.
Sementara itu, tetangga dekat Semarang, yakni Daerah Istimewa Yogyakarta, justru diprediksi akan mengalami intensitas hujan yang sedikit lebih tinggi, yakni hujan sedang.
Dalam pemaparannya mengenai kondisi cuaca nasional, Alya Sausan menyoroti beberapa wilayah yang perlu kewaspadaan ekstra karena potensi cuaca yang lebih ekstrem.
“Untuk bagian barat Indonesia diwaspadai terdapat potensi hujan petir di Lampung, potensi hujan sedang di Yogyakarta, serta hujan ringan di sejumlah kota besar lainnya. Sementara untuk bagian timur Indonesia, hujan petir berpotensi terjadi di Merauke dan hujan sedang di Kupang,” ujar Alya.
Baca Juga: 37 Ribu Penonton Hadiri IHR Jateng Derby 2026, Musisi Ndarboy Kaget Karena Dua Hal Ini
Mengingat dinamika cuaca yang bisa berubah dengan cepat, BMKG terus mengimbau masyarakat, termasuk warga Semarang, untuk tidak lengah dan tetap mewaspadai potensi perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Sebagai langkah antisipasi terbaik, masyarakat diminta untuk proaktif memantau perkembangan informasi cuaca dari sumber resmi.
"Pastikan untuk selalu memperbarui informasi cuaca melalui website bmkg.go.id dan media sosial kami di @info bmkg," ucap Alya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku
-
Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR
-
Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin
-
Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter