- Polrestabes Semarang menyelidiki kematian atlet silat Ayudiah Rivana Tridiandinita usai cedera di Porprov Jateng 2026.
- Ayudiah meninggal dunia pada Rabu (28/10/2026) setelah sebelumnya sempat menjalani operasi di RS Primaya Semarang.
- Polisi juga mengusut insiden kematian atlet selam Syabilla Rizkia Putri Raharja yang tenggelam di Kota Semarang.
SuaraJawaTengah.id - Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Semarang mengumpulkan sejumlah keterangan merespons insiden meninggalnya atlet silat Kota Semarang Ayudiah Rivana Tridiandinita (19). Ayudiah adalah atlet yang meninggal dunia usai cedera di tengah kompetisi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2026.
“Kami minta keterangan atau penjelasan lengkap dari dokter dulu ya,” ungkap Kapolrestabes Semarang Kombes pol Erlin Tang Jaya kepada wartawan, Rabu (28/10/2026).
Meminta keterangan dokter dilakukan untuk mendalami informasi awal yang didapat mengenai dugaan penggumpalan darah yang dialami Ayudiah.
“Perkiraan dokter apakah ini mengalami penggumpalan darah, mungkin darahnya anak ini kental atau apa gitu, kita nggak tahu, tapi diperkirakan seperti itu. Penggumpalan darah bisa saja masuk ke jantung atau organ vital gitu, kalau pasca-operasi nggak ada masalah, masih sadar,” bebernya.
Kombes Erlin mengemukakan pihak keluarga menolak jenazah Ayudiah dilakukan autopsi.
Pada saat yang sama, Polrestabes Semarang juga mengumpulkan serangkaian keterangan menyusul insiden meninggalnya atlet selam asal Jepara Syabilla Rizkia Putri Raharja (22) ketika ajang Porprov Jateng 2026.
Syabila sebelum meninggal dunia sempat mengalami tenggelam saat mengikuti perlombaan cabang selam laut di Kawasan Awann Costa, POJ City, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Minggu (25/10/2026).
Baik Ayudiah maupun Syabilla merupakan atlet berpengalaman sekaligus berprestasi.
“Yang pasti, kita minta keterangan atau penjelasan lengkap dari dokter dulu ya, karena tidak seperti kejadian yang atlet renang (selam) itu ya,” tandas Kombes Erlin.
Baca Juga: Libatkan Ribuan Atlet, Porprov Jateng 2026 Jadi Angin Segar Bagi UMKM dan Perhotelan di 5 Daerah
Ayudiah meninggal dunia pada Rabu (28/10/2026) pagi, setelah hari sebelumnya menjalani operasi di RS Primaya Semarang. Ayudiah mengalami cedera saat tanding silat babak perempat final melawan atlet dari Kabupaten Batang, Senin (26/10/2026).
Berdasarkan rekaman video yang dilihat wartawan, Ayudiah tampak terluka jari tangannya di tengah pertandingan setelah terkena tendangan. Dia yang memakai warna biru - hitam, sempat mendapat pemeriksaan awal dari official pertandingan sebelum mendapatkan pertolongan medis.
Pada Rabu (28/10/2026) Ayudiah dimakamkan setelah jenazahnya dibawa ke rumah duka di daerah Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.
Kontributor : Eka Setiawan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR
-
Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin
-
Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter
-
Bukan Cuma Hiburan, Sarif Abdillah Sebut Kesenian Tradisional Simpan Petuah Penting
-
Konflik PPP Memanas, Mardiono Depak Waketum Agus Suparmanto dan Taj Yasin