- Dinas Kesbangpol Wonosobo melatih pemuda dan jurnalis memanfaatkan teknologi AI sebagai asisten produktif pada 29–30 April 2026.
- Pelatihan di Kledung Pass ini bertujuan meningkatkan kapasitas peserta dalam memproduksi konten digital yang edukatif dan kredibel.
- Peserta diajarkan mengintegrasikan AI dalam alur kerja jurnalistik tanpa menghilangkan kontrol manusia demi menjaga akurasi informasi.
SuaraJawaTengah.id - Di saat banyak orang masih berdebat apakah Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) akan merebut pekerjaan manusia, kelompok pemuda dan jurnalis di Wonosobo justru beranggapan sebaliknya.
Mereka menganggap bahwa AI memiliki fungsi menjadi 'asisten pribadi' yang membantu dalam pekerjaannya.
Difasilitasi Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Wonosobo rupanya, mereka dilatih untuk mengubah AI dari sekadar mesin pintar menjadi alat bantu pendukung kerja-kerja jurnalistik yang bertanggung jawab.
Kegiatan yang berlangsung di Kledung Pass selama 2 hari, Rabu-Kamis (29-30/4/2026) menjadi ruang bagi komunitas pemuda untuk meningkatkan kapasitas diri agar lebih adaptif terhadap arus informasi digital yang kian cepat.
Lewat pelatihan intensif ini, teknologi AI tidak lagi dilihat sebagai ancaman yang menakutkan, melainkan instrumen untuk mengoptimalkan produksi konten positif.
Kepala Kesbangpol Wonosobo, Agus Kristiono, menegaskan bahwa penguasaan teknologi digital saat ini sudah menjadi kebutuhan mutlak yang tidak bisa dihindari oleh generasi muda.
Meski begitu, ia memberi catatan kaki penting: kemampuan teknis memanfaatkan AI wajib berjalan beriringan dengan pemahaman etika serta tanggung jawab penyampaian informasi.
Posisi komunitas pemuda dinilai sangat strategis dalam membangun komunikasi publik yang sehat, terutama untuk membendung penyebaran informasi yang belum terverifikasi atau hoaks.
Melalui pelatihan berbasis AI ini, para peserta diharapkan mampu bertransformasi menjadi agen literasi digital yang memproduksi konten edukatif, dan kredibel.
Baca Juga: Di JMS 2026, Wagub Taj Yasin Minta Media Soroti Pertumbuhan Ekonomi Jateng dan Gandeng Anak Muda
“Penguasaan teknologi harus dibarengi dengan tanggung jawab. Jangan sampai kemudahan teknologi justru dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya,” ujar Agus memberi peringatan.
AI Sebagai Asisten, Bukan Pengemudi
Untuk membedah aspek teknis penulisan berbasis teknologi, Kesbangpol menghadirkan dua trainer tersertifikasi Google AI dari Suara.com, yakni Agung Pratnyawan dan Chandra Iswinarno.
Dalam sesi pelatihan, fokus diarahkan pada bagaimana AI dapat diintegrasikan ke dalam alur kerja jurnalistik sehari-hari.
Kedua narasumber mengupas tuntas pemanfaatan AI untuk mempercepat proses pencarian data awal, membantu pengolahan informasi yang kompleks, menyusun draf naskah berita secara efisien, hingga mendukung proses awal verifikasi informasi.
Walaupun AI menawarkan efisiensi tinggi, mereka mengingatkan dengan tegas bahwa penggunaannya tidak boleh dilakukan secara sembarangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus
-
18 Tim Sepakbola Putri SD Ramaikan Junior Putri Cup 2026 di Semarang
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei