- Kemenag RI resmi mencabut izin operasional Ponpes Ndholo Kusumo di Pati pada 5 Mei 2026 akibat kasus kekerasan seksual.
- Sebanyak 252 santri telah dipulangkan ke orang tua masing-masing dan akan dipindahkan ke pondok pesantren lain di sekitarnya.
- Pemerintah memutasi 37 tenaga pengajar ke satuan pendidikan terdekat serta melarang ponpes tersebut menerima pendaftaran santri baru kembali.
"Ada 7 santri yatim-piatu, 1 santri laki-laki dan 6 santri perempuan sudah diambil paman dan bibinya," sebut Kiai Liwa panggilannya.
Selain itu, nasib pengajar juga perlu diperhatikan.
Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Diniyah Pondok Pesantren (PD-Pontren) Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Moch. Fatkhuronji mengatakan puluhan guru tersebut dimutasi ke satuan pendidikan terdekat dari Ponpes Ndholo Kusumo.
"Jumlah ustaz 15 orang dan ustazah 22 orang," kata Fatkhuronji pada Rabu, 6 Mei 2026.
Terlebih Ponpes Ndholo Kusumo juga telah dilarang membuka pendaftaran santri baru dan pencopotan Ashari dari jabatannya. Izin operasional ponpes yang berdiri sejak 2012 itu juga telah dicabut.
"Kami sudah koordinasi dengan Kemenag Kabupaten Pati. Bagi guru-guru, terutama yang sudah sertifikasi itu akan dicarikan tempat supaya mereka tidak terlantar," pungkasnya.
Kontributor: Singgih Tri
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Usai Heboh, Pelindo Jasa Maritim Copot Silfester Matutina dari Komisaris Usai 5 Hari Menjabat
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Mooncake Festival 2026 Jadi Ruang Akulturasi Budaya di Semarang
-
Rayakan Pestapora 2026 Bareng BRImo, Ada Cashback dan Keseruan di Booth BRI
-
Bupati Gowa Jadi Tersangka Dugaan Korupsi PBG, Kuasa Hukum Langsung Laporkan Penyidik
-
Mooncake Festival Dorong Pecinan Semarang Jadi Ruang Budaya yang Hidup
-
Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG