- Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada kuartal I 2026 mencapai 5,89%, melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,61%.
- Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Sarif Abdillah, mengapresiasi capaian tersebut serta penurunan angka pengangguran sebesar 0,09% secara tahunan.
- Sarif Abdillah menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi guna meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat daerah.
SuaraJawaTengah.id - Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah mengapresiasi capaian pertumbuhan ekonomi di kuartal I 2026 yang tumbuh 5,89% secara year on year (yoy).
Data Badan Pusat Statistik (BPS) angka di Jawa Tengah di atas rata-rata pertumbuhan nasional sebesar 5,61%.
“Tentu kita mengapresiasi capaian ini karena sudah berada di jalur yang baik. Termasuk kita apresiasi angka pengangguran yang mengalami penurunan sekitar 0,09% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya,” ungkap Sarif Abdillah.
Meski demikian, menurutnya, setelah ini, yang utama adalah bagaimana angka pertumbuhan ekonomi itu terus dijaga dan dipantau secara berkelanjutan.
“Sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan seluruh masyarakat Jawa Tengah,” sebut politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.
Kakung, sapaan akrab Sarif Abdillah menegaskan kepala daerah wajib menjadikan pertumbuhan ekonomi sebagai perhatian utama dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Karena kerja kepala daerah itu yang paling utama berawal dari angka pertumbuhan ekonomi,” jelas Kakung.
Pertumbuhan ekonomi yang tinggi, jelas Kakung, akan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Bahkan kenaikan 1% saja dapat membawa perubahan besar apabila diiringi dengan pemerataan.
“Kalau pertumbuhannya stagnan atau bahkan minus, tentu bisa memperparah kemiskinan dan memperluas persoalan sosial,” kata Kakung.
Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Lonjakan Kasus Campak, Ajak Warga Hidup Sehat
Kakung pun mengajak semua pihak di provinsi ini terus bersinergi menjaga pertumbuhan ekonomi daerah. Kolaborasi pemerintah, Forkopimda, swasta dan masyarakat penting dilakukan untuk menjaga agar perekonomian tumbuh positif dan berkelanjutan.
“Kita juga tidak ingin pertumbuhan ekonomi yang tinggi ini hanya menjadi capaian statistik semata, tetapi juga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Jawa Tengah,” tegas legislator dari daerah pemilihan (dapil) Banyumas dan Cilacap ini.
Di sisi lain, lanjut Kakung, pengendalian inflasi di daerah juga sangat penting untuk dijaga agar tidak menghambat laju pertumbuhan ekonomi.
“Kalau kita ingin pertumbuhan di atas 5%, berarti seluruh kabupaten/kota juga harus tumbuh secara 5% ke atas. Karena itu, juga harus ada upaya, bahkan intervensi dan inovasi sesuai karakteristik masing-masing daerah,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Waspada! Jawa Tengah Status Siaga Hujan Sangat Lebat Hari Ini, Semarang Diprediksi Hujan Ringan
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Penguatan Bank Sampah di Tengah Lonjakan Harga Plastik
-
Sarif Abdillah: Konsumsi Ikan Penting untuk Gizi dan Ekonomi Nelayan di Jawa Tengah
-
BRI Cepu Siapkan Skenario Terburuk Gempa dan Longsor, Latih Karyawan Demi Layanan Tetap Prima
-
Stefan Keeltjes Masuk Nominasi Best Coach Pegadaian Championship 2025/2026