- Sucipto, seorang tukang parkir di Pasar Pon Purwokerto, akan berangkat menunaikan ibadah haji pada 14 Mei mendatang.
- Ia menabung selama lebih dari satu dekade dari penghasilan harian serta menjual tanah demi melunasi biaya haji.
- Kisah perjuangan Sucipto menjadi inspirasi bagi masyarakat luas bahwa niat dan ketekunan mampu mewujudkan keinginan beribadah haji.
Kisah Sucipto yang telah bekerja di Pasar Pon sejak 1999 ini mengguncang kesadaran banyak pihak, termasuk pejabat setempat.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyumas, H. Afifuddin Idrus, menyebut perjuangan Sucipto adalah bukti nyata bahwa panggilan ke Baitullah bukan monopoli orang kaya, melainkan milik mereka yang memiliki kesungguhan iman.
"Luar biasa. Ini membuktikan kalau ada kemauan, pasti ada jalan. Beliau menunjukkan iman dan istiqamah berusaha hingga akhirnya bisa berangkat," tegas Afifuddin.
Menurutnya, kisah tukang parkir ini menjadi "tamparan" inspiratif bagi masyarakat yang secara ekonomi jauh lebih mapan namun masih enggan atau menunda mendaftar haji.
Sucipto tidak sendirian. Kemenag Banyumas mencatat tahun ini ada sejumlah jemaah lain dari kalangan ekonomi lemah yang berhasil berangkat, termasuk penjual peyek dan pedagang siomay.
Kini, koper gelap di sudut ruang tamu Sucipto telah siap. Fisiknya telah dilatih dengan rutin berjalan kaki, dan hatinya telah dipenuhi zikir di sela menjaga parkir. Beberapa hari lagi, tukang parkir dari Pasar Pon itu akan membuktikan bahwa di hadapan Allah, tekad dan keikhlasan jauh lebih bernilai daripada sekadar tumpukan harta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Di Balik Kursi Roda Abang: Peluh dan Cinta Seorang Gubernur Jateng di Jalur Lari
-
Naik BRT Bisa Dapat Diskon Wisata, Dusun Semilir Hadirkan Inovasi Transportasi-Pelancongan di Jateng
-
Strategi Jateng Tumbuhkan Ekonomi Desa Melalui Ekosistem MBG
-
Jelang Dieng Culture Festival 2026, Pengelola Homestay Diingatkan Jangan Naikkan Tarif Berlebihan
-
10 Hari Ini Gratis, Jateng Fair 2026 Pamer Inovasi, Investasi, dan Hiburan di PRPP