Budi Arista Romadhoni
Selasa, 12 Mei 2026 | 07:42 WIB
Suasana bartender meracik minuman kopi di Djournal Coffee di Pollux Mall Paragon Semarang.
Baca 10 detik
  • Ismaya Group meresmikan outlet The People’s Cafe dan Djournal Coffee di Pollux Mall Paragon Semarang pada 11 Mei 2026.
  • Ekspansi ini bertujuan memperluas pasar di kota besar serta memperkuat ekosistem gaya hidup dengan potensi pertumbuhan yang kuat.
  • Perusahaan menerapkan strategi inovasi menu terjangkau dan kolaborasi kuliner lokal untuk menjaga stabilitas bisnis di tengah tantangan ekonomi.

SuaraJawaTengah.id - Di tengah santernya isu pelemahan ekonomi yang menjadi perhatian berbagai sektor usaha di Indonesia, langkah berbeda justru ditunjukkan oleh pelaku industri gaya hidup.

Ismaya Group menunjukkan optimismenya dalam mengembangkan bisnis di Kota Semarang dengan meresmikan pembukaan outlet baru The People’s Cafe (TPC) dan Djournal Coffee di Pollux Mall Paragon Semarang, Selasa (11/5/2026).

Langkah ekspansi ini menarik perhatian mengingat kondisi ekonomi makro yang menantang.

Pembukaan outlet ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas pasar sekaligus memperkuat ekosistem gaya hidup di kota-kota besar lapis kedua di Indonesia, seperti Semarang, yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan yang kuat.

Marketing Manager The People’s Cafe, Nuranti Dwiyana Putri, menjelaskan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan kondisi ekonomi dan dampaknya terhadap perilaku konsumen.

Meskipun ada kekhawatiran umum mengenai daya beli, data internal mereka menunjukkan stabilitas.

“Kami terus me-review penjualan di outlet-outlet kami. Sampai saat ini alhamdulillah masih aman dan belum terlalu terimbas kondisi tersebut,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi dampak perlambatan ekonomi, sejumlah strategi diterapkan. Salah satunya adalah menghadirkan inovasi menu dengan harga yang lebih terjangkau agar dapat menjangkau segmen pasar yang lebih luas, mulai dari Rp13 ribu.

“Kami ingin makanan yang berkualitas tetap bisa dinikmati semua kalangan. Jadi tidak hanya untuk menengah ke atas, tapi juga masyarakat menengah ke bawah,” katanya.

Baca Juga: Cuaca Semarang Sabtu Ini: Siapkan Payung, BMKG Prediksi Hujan Ringan hingga Sedang Guyur Kota Atlas

Strategi kunci lainnya adalah lokalisasi rasa. The People’s Cafe di Semarang menghadirkan kolaborasi spesial bersama legenda kuliner asal Surabaya, Bu Rudy. Menu-menu seperti Nasi Lidah Komplit, Nasi Cumi Hitam, dan Nasi Sate Kelapa dihadirkan dengan sentuhan sambal bawang khas Bu Rudy.

Terkait kolaborasi ini, President Director ISMAYA Group, Cendyarani, dalam keterangan tertulisnya menyatakan bahwa tujuannya adalah mendekatkan rasa yang sudah familiar dengan gaya hidup modern.

“Bagi kami, yang menarik dari kolaborasi ini adalah bagaimana sesuatu yang sudah dikenal bisa dihadirkan kembali dengan cara yang terasa lebih dekat dengan keseharian sekarang. Tidak mengubah esensinya, tapi menyesuaikan bagaimana orang menikmatinya hari ini,” ujarnya.

PR Manager Ismaya Group, Rheina Ariestia Djafar, menambahkan penilaian bahwa Semarang memiliki potensi besar sebagai pusat pengembangan bisnis lifestyle, bukan sekadar kota transit.

“Semarang itu lifestyle-nya bagus banget. Itu kenapa kami masuk ke sini dengan berbagai brand yang kami punya, termasuk Jurnal dan The People’s Cafe,” ungkapnya.

Pemerintah Kota Semarang menyambut positif kehadiran investasi baru di sektor ini. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Indriyasari, yang mewakili Wali Kota Semarang, menegaskan bahwa hal ini memperkuat posisi Semarang sebagai tujuan investasi ekonomi kreatif.

Load More