Ilustrasi: Warga menyaksikan pertunjukan drone di kompleks Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Senin (12/5/2025). [ANTARA FOTO/Anis Efizudin/rwa]
Baca 10 detik
- Puluhan ribu umat Buddha dari seluruh Indonesia dijadwalkan merayakan puncak Tri Suci Waisak di Candi Borobudur pada 31 Mei 2026.
- Kegiatan ini melibatkan perjalanan 60 Bhikkhu Thudong serta rangkaian prosesi keagamaan yang berpusat dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur.
- Tingginya kunjungan umat diprediksi memberikan dampak ekonomi signifikan bagi sektor penginapan dan pelaku usaha di wilayah Magelang, Jawa Tengah.
Pemerintah Provinsi Jateng, lanjut dia, mendukung seluruh rangkaian kegiatan mulai dari bakti sosial kesehatan, ritual spiritual, hingga prosesi puncak Waisak di Borobudur.
Luthfi juga memastikan akan hadir dalam rangkaian kegiatan Waisak di Candi Borobudur.
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Ketum GEKRAFT Salatiga, Dyah Ayu Pitaloka Dorong Ekosistem Inklusif dan Akses Global
-
Tragis! Siswa Kelas 2 SD di Pemalang Tewas, Diduga Alami Perundungan Kakak Kelas
-
Bawa 10,63 Gram Sabu dari Pontianak, Dua Kurir Ditangkap di Pelabuhan Tanjung Emas
-
Profil Brigjen Roy Hardi Siahaan, Kapolda Jateng Pengganti Ribut Hari Wibowo
-
Kapolda Jateng Irjen Ribut Hari Wibowo Dimutasi, Digantikan Brigjen Roy Hardi Siahaan