- Puluhan ribu umat Buddha dari seluruh Indonesia dijadwalkan merayakan puncak Tri Suci Waisak di Candi Borobudur pada 31 Mei 2026.
- Kegiatan ini melibatkan perjalanan 60 Bhikkhu Thudong serta rangkaian prosesi keagamaan yang berpusat dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur.
- Tingginya kunjungan umat diprediksi memberikan dampak ekonomi signifikan bagi sektor penginapan dan pelaku usaha di wilayah Magelang, Jawa Tengah.
SuaraJawaTengah.id - Puluhan ribu umat Buddha dari berbagai wilayah akan mendatangi Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah untuk merayakan Tri Suci Waisak 2570 BE/2026.
Ketua DPD Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Jateng Tanto Soegito Harsono di Semarang, Kamis (14/5) mengatakan, antusiasme umat Buddha untuk mengikuti Waisak tahun ini sangat tinggi.
Hingga pertengahan Mei 2026 jumlah peserta yang terdaftar sudah mencapai sekitar 23 ribu orang dari berbagai wilayah di Indonesia.
"Peserta datang dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, NTB, Jakarta, Banten, dan paling banyak dari Jawa Tengah," katanya.
Namun demikian, jumlah pengunjung diperkirakan masih akan bertambah signifikan, terutama saat malam pelepasan lampion.
"Biasanya pada hari H masih banyak yang datang langsung. Saat pelepasan lampion bisa bertambah hampir 10 ribu orang lagi," katanya.
Lonjakan kunjungan itu disebut sudah mulai terasa di kawasan Borobudur dan sekitarnya karena hotel, homestay, hingga penginapan milik warga dilaporkan hampir penuh sejak jauh hari.
"Dampaknya tentu besar untuk masyarakat, mulai hotel, homestay, warung makan, restoran, semuanya akan ramai menjelang Waisak," katanya.
Menurut dia, momentum libur panjang pada akhir Mei 2026 juga menjadi faktor yang membuat Waisak tahun ini diprediksi lebih ramai dibanding tahun sebelumnya.
Baca Juga: Terinspirasi Candi Borobudur, Artotel Leguna 'Bayi Cantik' di Kota Magelang
Wakil Ketua Panitia Waisak Nasional 2026 Karuna Murdaya menjelaskan salah satu hal yang menjadi perhatian tahun ini adalah perjalanan para Bhikkhu Thudong yang berjalan kaki dari Bali menuju Borobudur sejauh sekitar 660 kilometer..
"Tahun ini ada 60 bhikkhu yang ikut, terdiri atas 50 bhikkhu asing dan 10 lokal," katanya.
Puncak perayaan Waisak akan berlangsung pada 31 Mei 2026. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, detik-detik Waisak tahun ini jatuh pada sore hari, tepat pukul 15.44 WIB sehingga susunan acara juga mengalami penyesuaian.
Prosesi akan dimulai sejak pagi hari dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur, dan setelah detik-detik Waisak berlangsung pada sore hari ada pelepasan lampion perdamaian yang dibagi dalam dua sesi mulai pukul 18.30 WIB, kemudian dilanjutkan sendratari pada malam hari.
Sementara itu, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan dukungan penuh pemerintah provinsi terhadap penyelenggaraan Waisak Nasional 2026 sebagai agenda keagamaan nasional yang strategis.
Menurut dia, Waisak tidak hanya menjadi perayaan spiritual umat Buddha, tetapi juga simbol kuat toleransi, persatuan, dan moderasi beragama di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Borobudur Ubah Konsep Liburan, Tak Sekadar Jalan-jalan tapi Belajar Budaya hingga Refleksi Diri
-
Widodo Buka Jalan Talenta Lokal ke Tim Utama PSIS,8 Pemain Berpeluang Direkrut
-
Studi 12 Tahun Ungkap PLTU Batang Jadi Habitat 465 Spesies, BPI Luncurkan Buku Biodiversitas
-
Perkuat Ketahanan Ekonomi Purna Migran, BRI Peduli Latih 60 Eks PMI di Kabupaten Cirebon
-
MPLS 2026 Dimulai 13 Juli, Perpeloncoan hingga Kegiatan Malam Resmi Dilarang