- Jateng Media Summit 2026 menggelar bimbingan teknis pengelolaan media digital bagi pemerintah daerah di Semarang pada 20 Mei 2026.
- Kegiatan bertujuan meningkatkan kompetensi pengelola website dan media sosial pemerintah agar penyebaran informasi publik menjadi lebih optimal.
- Pemerintah daerah diharapkan mampu bertransformasi menghadapi disrupsi media serta menangkal penyebaran hoaks melalui data yang akurat dan kredibel.
SuaraJawaTengah.id - Rangkaian kegiatan Jateng Media Summit (JMS) 2026 resmi dimulai dengan fokus utama pada peningkatan kapasitas pengelolaan informasi publik di era digital. Sebagai pembuka, Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk "Pengelolaan Website dan Media Sosial untuk Pemerintah Daerah" digelar di Hotel Khas Semarang pada Rabu (20/5/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari Dinas Komunikasi dan Informasi (Komdigi), serta bagian Humas yang mengelola website pemerintah daerah dan DPRD di seluruh Jawa Tengah.
Ketua Panitia JMS 2026 sekaligus CEO Berita Jateng.tv, Nur Kholis, mengungkapkan latar belakang urgensi pelaksanaan Bimtek ini.
"Kenapa perlu dilakukan kegiatan ini, karena kita melihat bahwa website dari pemerintah daerah ini belum optimal," ujar Nur Kholis.
Ia mencontohkan fitur live streaming yang kerap kali hanya ditonton oleh kalangan internal admin atau tim sendiri.
Nur Kholis menjelaskan, Bimtek ini dirancang untuk membedah akar masalah tersebut agar pengelola media digital pemerintah lebih kompeten.
"Kegiatan hari ini hanya pemantik saja, ke depan akan kami evaluasi dan tingkatkan lagi mengelola media digital," tegasnya.
Untuk memacu semangat, pihaknya berencana memberikan penghargaan (awarding) bagi pemerintah daerah maupun kepala daerah dengan pengelolaan media digital terbaik di masa mendatang.
Sekretaris DPRD Jawa Tengah, Agung Hariyadi, yang hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi. Ia mengakui secara terbuka bahwa kondisi website pemerintah saat ini umumnya masih terbatas pada fungsi administratif.
Baca Juga: Lahan Pertanian Terancam Jadi Hotel dan Perumahan, Sarif Abdillah Ingatkan Bahaya Krisis Pangan
"Kita harus akui, website kita baru sekedar administrasi dan memenuhi pelayanan informasi pemerintahan," ujar Agung. Ia juga menyadari tren pergeseran audiens dari website ke media sosial, yang membuat website mulai ditinggalkan netizen.
Meski demikian, Agung menekankan bahwa website tetaplah induk informasi yang tak boleh diabaikan, terutama di tengah ancaman misinformasi dan ketergantungan pada kecerdasan buatan (AI).
"AI sumbernya adalah data. Iya kalau data itu bener. Maka website kita ini harus lebih lengkap datanya. Kalau salah, ya jadi masalah," jelasnya.
Ia berharap Bimtek ini dapat meningkatkan kualitas dan kecepatan lalu lintas informasi di website pemerintah.
CEO PT Arkadia Digital Media Tbk sekaligus Pemimpin Redaksi Suara.com, Suwarjono, juga menekankan pentingnya perubahan pola pikir pengelola website pemerintah.
"Temen-temen pengelola website harus berubah dan bertransformasi. Bagaimana menangkal hoak, bagaimana bisa berkembang bersama," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Zero Tolerance terhadap Fraud, BRI Minta Masyarakat Laporkan Dugaan Tindak Pidana
-
Jeritan Warga Jateng saat Antrean BBM Mengular: Lebih Baik Turun Kasta ke Pertalite daripada Boncos
-
Pendampingan UMKM Berbasis Potensi Lokal, FIFGROUP Dongkrak Ekonomi Desa
-
Dilaporkan Aniaya Perempuan, Oknum Polisi Tegal Kota Ditahan Propam
-
BMKG: Semarang Diprakirakan Berawan Tebal Hari Ini, Warga Tetap Diminta Waspadai Perubahan Cuaca