Budi Arista Romadhoni
Kamis, 18 Juni 2026 | 08:20 WIB
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya (kedua dari kanan), President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha (paling kanan), dan President of Creativity & Productivity Business Adobe David Wadhwani (kedua dari kiri) berkolaborasi mendukung masyarakat Indonesia dalam mengubah kreativitas menjadi peluang melalui pemanfaatan teknologi dan AI. [Dok Indosat]
Baca 10 detik
  • Kemenekraf, Indosat, dan Adobe berkolaborasi meluncurkan program pengembangan keterampilan digital bagi kreator untuk meningkatkan nilai ekonomi kreatif nasional.
  • Adobe menjadikan Indonesia negara pertama peluncuran program monetisasi karya berbasis Adobe Express bagi desainer, pelajar, serta pelaku UMKM.
  • Program ini memberikan akses premium Adobe Express dan pelatihan digital untuk menjangkau 15.000 anak muda melalui platform GENSi.

Sebagai bentuk dukungan lebih lanjut, peserta terpilih dalam program monetisasi Adobe Express akan mendapatkan kesempatan menampilkan karya mereka di IDEAFEST, salah satu festival kreatif terbesar di Indonesia. Kesempatan tersebut diharapkan dapat membuka jaringan baru, memperluas pasar, sekaligus mempercepat lahirnya kreator-kreator profesional dari Indonesia.

Kolaborasi antara pemerintah, industri telekomunikasi, dan perusahaan teknologi global ini menjadi sinyal bahwa ekonomi kreatif Indonesia mulai bergerak ke tahap yang lebih maju, yakni tidak hanya mencetak kreator digital, tetapi juga menciptakan ekosistem yang memungkinkan mereka menghasilkan pendapatan dan membangun bisnis berbasis kreativitas.

Load More