Budi Arista Romadhoni
Kamis, 07 Mei 2026 | 07:30 WIB
Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha. [Dok Indosat]
Baca 10 detik
  • Indosat Ooredoo Hutchison mencatat 15,3 juta pelanggan di Jawa Tengah dan DIY hingga kuartal pertama tahun 2026.
  • Ekspansi jaringan melalui inisiatif Desa Terkoneksi berhasil meningkatkan trafik data sebesar 17,2 persen secara tahunan di wilayah tersebut.
  • Peningkatan kinerja operasional di Jateng dan DIY berkontribusi pada rekor pendapatan nasional Indosat sebesar Rp15,2 triliun pada 2026.

SuaraJawaTengah.id -  Wilayah Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengukuhkan posisinya sebagai basis kekuatan utama bagi PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison/IOH).

Berdasarkan laporan kinerja kuartal I tahun 2026 yang baru dirilis, region ini tercatat sebagai penyumbang jumlah pelanggan terbesar bagi Indosat di seluruh Indonesia.

Hingga tiga bulan pertama tahun 2026, total pelanggan Indosat di Region Jawa Tengah dan DIY menembus angka 15,3 juta pengguna.

Angka masif ini berbanding lurus dengan lonjakan konsumsi layanan digital di wilayah tersebut. Tercatat, trafik data di Jateng dan DIY tumbuh impresif sebesar 17,2 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan signifikan ini tidak lepas dari strategi agresif Indosat yang gencar "blusukan" hingga ke pelosok desa.

Melalui inisiatif "Desa Terkoneksi" yang diluncurkan tahun ini, Indosat fokus memperluas jangkauan dan kualitas jaringannya. Didukung oleh sebaran lebih dari 800 Base Transceiver Station (BTS) 5G dan 27.000 BTS 4G, hingga April 2026, strategi ini telah menyasar 158 desa di seluruh penjuru Jateng dan DIY.

Misi yang diusung bukan sekadar *branding*, melainkan juga menggerakkan roda perekonomian lokal dengan semangat #LebihBaikIndosat.

Indosat menggelar berbagai program edukasi digital bagi masyarakat desa, mengembangkan *outlet* di area pedesaan, serta menyelenggarakan *event* yang melibatkan partisipasi aktif pelaku usaha lokal.

Hasilnya nyata, Indosat di Circle Java (mencakup Jateng, DIY, Jatim, Bali, dan Nusra) berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 13% pada momen Lebaran 2026, jauh lebih tinggi dibanding pertumbuhan 6% pada Lebaran tahun sebelumnya.

Baca Juga: Cuaca Semarang Sabtu Ini: Siapkan Payung, BMKG Prediksi Hujan Ringan hingga Sedang Guyur Kota Atlas

Kinerja gemilang di Jateng dan DIY ini turut menopang pencapaian positif Indosat secara nasional.

Pada kuartal I 2026, perusahaan membukukan total pendapatan Rp15,2 triliun, yang merupakan rekor pendapatan kuartalan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan, naik 12% YoY. Laba bersih juga melonjak 26% menjadi Rp1,5 triliun.

Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menyatakan kinerja solid ini mencerminkan konsistensi dalam mengeksekusi strategi yang berfokus pada pelanggan, ditopang oleh *hyper-personalization* berbasis kecerdasan buatan (AI).

"Melalui semangat #LebihBaikIndosat, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan cara kami melayani dan mendukung kehidupan digital mereka,” ujarnya dalam keterangan tertulis dikutip pada Kamis (7/5/2026).

Sebagai wujud komitmen kepada pemegang saham atas kinerja yang solid, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Indosat menyetujui pembagian dividen total sebesar Rp3,57 triliun atau setara Rp111 per saham.

RUPST juga menyetujui pengangkatan Reski Damayanti, Apoorva Mehrotra, dan Honesti Basyir sebagai anggota Direksi baru, serta Seppalga Ahmad sebagai Komisaris untuk memperkuat eksekusi strategi AI perusahaan ke depan.

Load More