- Perajin kayu di Temanggung menghadapi kenaikan biaya produksi akibat pelemahan rupiah terhadap dolar AS sejak Minggu lalu.
- Pelaku UMKM Kayuki melakukan transformasi digital dengan memasarkan 85 persen produknya secara daring ke pasar mancanegara.
- Strategi pengembangan produk unik dan efisiensi distribusi berhasil meningkatkan daya saing kerajinan lokal di kancah global.
SuaraJawaTengah.id - Ketika pelemahan nilai tukar rupiah membuat biaya produksi terus membengkak, perajin handicraft di Kabupaten Temanggung justru memilih mencari pasar yang lebih luas hingga mancanegara. Bagi mereka, tekanan ekonomi akibat mahalnya bahan baku impor menjadi tantangan yang harus dijawab dengan inovasi dan transformasi digital.
Pemilik usaha handicraft Kayuki, Ristiyanto, mengaku pelemahan rupiah terhadap dolar AS langsung berdampak pada usaha yang telah dirintisnya. Sejumlah bahan baku penunjang produksi seperti multi triplek, akrilik, wood filler (dempul), hingga plastik mengalami kenaikan harga karena bergantung pada komponen impor.
"Biaya produksi otomatis naik. Kalau tidak melakukan perubahan strategi, usaha akan sulit bersaing," kata Ristiyanto di Temanggung, Minggu (21/6/2026).
Di tengah tekanan tersebut, Kayuki memilih memperkuat pemasaran digital. Saat ini, sekitar 85 persen penjualan produk kerajinan kayu mereka dilakukan secara online. Langkah itu dinilai mampu memangkas biaya promosi dan distribusi sekaligus membuka akses ke pasar yang jauh lebih luas.
Alih-alih terjebak pada persaingan produk massal, Kayuki kini fokus mengembangkan produk-produk baru yang memiliki kompetitor lebih sedikit. Strategi itu dilakukan agar produk kerajinan asal Temanggung mampu mendapatkan ceruk pasar yang lebih kuat, baik di dalam maupun luar negeri.
"Kami terus menyiapkan produk-produk baru yang punya keunikan. Kalau pesaingnya sedikit, peluang diterima pasar akan lebih besar," ujarnya.
Melalui marketplace internasional dan media sosial, produk-produk kerajinan kayu buatan Temanggung kini mulai menjangkau konsumen dari berbagai negara. Sistem penjualan langsung kepada pembeli juga dinilai lebih efisien karena memangkas rantai distribusi yang selama ini menjadi salah satu beban biaya usaha.
Bagi Ristiyanto, pelemahan rupiah memang menghadirkan tantangan dari sisi produksi. Namun di sisi lain, kondisi tersebut juga membuka peluang karena harga produk Indonesia menjadi relatif lebih kompetitif bagi pembeli luar negeri yang bertransaksi menggunakan dolar.
Optimisme itu didukung oleh karakter produk handicraft yang mengandalkan kualitas pengerjaan, desain unik, dan sentuhan handmade yang sulit digantikan produk pabrikan. Nilai tambah tersebut menjadi daya tarik tersendiri di pasar global.
Baca Juga: Jateng Bergerak Tekan 'Fatherless', Ayah Diminta Antar Anak dan Ambil Rapor
Transformasi digital pun menjadi senjata utama pelaku UMKM untuk bertahan menghadapi gejolak ekonomi. Di tengah kurs rupiah yang terus berfluktuasi, perajin kayu Temanggung membuktikan bahwa pasar dunia bisa menjadi jalan keluar ketika tantangan datang dari dalam negeri.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
BRILink Agen BRI Buka Peluang Ekonomi, Mitra di Rembang Layani hingga 100 Transaksi per Hari
-
Kader Gerindra Semarang Geruduk Polrestabes, Desak Kasus Penyadapan Prabowo Diusut Tuntas!
-
Wagub Taj Yasin Minta Baznas-Lazismu Sinergi Ikut Entaskan Kemiskinan
-
Tak Sekadar Olahraga, BRI BO Cepu Gelar Charity Run dan Walk untuk Berbagi dengan Anak Yatim
-
Dukung Masa Depan Buah Hati, BRI Private dan Prioritas Gandeng Sequoia School