- Bazar buku internasional Big Bad Wolf hadir di The Suri Ballroom, Semarang, pada 9–19 Juli mendatang.
- Kegiatan ini menyediakan lebih dari satu juta buku untuk meningkatkan literasi masyarakat melalui kebiasaan membaca fisik.
- Acara tersebut melibatkan kolaborasi dengan BCA serta komunitas literasi untuk mempromosikan budaya membaca sejak usia dini.
SuaraJawaTengah.id - Bazar buku internasional Big Bad Wolf (BBW) Books akhirnya kembali hadir di Kota Semarang pada 9-19 Juli mendatang. Kehadirannya bukan sekadar menawarkan jutaan buku dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi upaya mendorong kembali budaya membaca di tengah menurunnya tingkat literasi, khususnya di kalangan anak-anak.
Bazar buku internasional tersebut digelar di The Suri Ballroom, Queen City Mall Semarang, dengan menghadirkan lebih dari satu juta buku dari berbagai genre, mulai dari buku anak, novel, arsitektur, bisnis, hingga buku memasak.
Selain penerbit internasional, sekitar 40 penerbit nasional juga ikut meramaikan ajang tersebut.
Public Relations Big Bad Wolf Books, Andri Suharyono, mengatakan Semarang menjadi salah satu kota yang kembali dipilih setelah penyelenggaraan terakhir sebelum pandemi.
"Kita kembali ke Semarang, terakhir sebelum pandemi, dan setelah pandemi kami hadir lagi," ujarnya.
Menurut Andri, antusiasme masyarakat terhadap buku fisik masih sangat tinggi meski tren buku digital terus berkembang. Ia meyakini pengalaman membaca buku cetak tetap memiliki nilai yang tidak tergantikan.
"Kalau kita melihat buku di ebook berbeda dengan buku fisik. Membaca buku secara fisik juga melatih daya ingat, apalagi ada rasa bau buku. Selain itu juga tidak ada gangguan, misal ebook kadang pakai gadget ada saja gangguannya, misal pesan masuk atau iklan," katanya di Semarang pada Senin (29/6/2026).
Ia menambahkan, Big Bad Wolf tetap optimistis budaya membaca buku fisik masih akan terus diminati masyarakat.
"Kami BBW masih meyakini bahwa membaca buku terus digemari," lanjutnya.
Baca Juga: Bayar Pajak Kendaraan di Jateng Bisa dapat Emas, Cek Daftar Pemenangnya di Sini
Untuk menarik lebih banyak pembaca baru, Big Bad Wolf tidak hanya menyasar pelanggan lama, tetapi juga masyarakat yang baru mulai gemar membaca.
"Target kami penyuka buku, pendatang baru, bukan customer yang lama. Biasnya satu orang bisa setengah troli belanjaan, target sehari bisa 7.000 orang, kalau weekend bisa 10 ribu orang," jelasnya.
Menurut Andri, buku anak masih menjadi kategori yang paling banyak diburu pengunjung, disusul buku-buku fiksi yang menjadi favorit masyarakat di Pulau Jawa.
Selain menghadirkan jutaan buku dengan diskon besar, BBW juga bekerja sama dengan BCA melalui berbagai promo pembayaran dan cicilan khusus bagi nasabah.
Vice President BCA, Monika Krisna Maharani, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap peningkatan literasi masyarakat Indonesia.
"Kalau kita melihat literasi anak-anak sekarang sangat kurang, bisa 1 banding 1000 ya. Maka kami tergerak untuk mendukung acara ini," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Organda Kota Semarang Gelar FGD, Bus Listrik Mulai Uji Coba di Trans Semarang
-
BRI Optimalkan Dana SAL untuk Pembiayaan Produktif, Dorong Ekonomi Tumbuh Berkelanjutan
-
Dulu Banjir dan Dinding Rapuh, Kini Rumah Kuli Bangunan di Kudus Ini Nyaman Ditempati
-
Big Bad Wolf Kembali ke Semarang, Bawa Sejuta Buku untuk Bangkitkan Minat Baca Generasi Muda
-
Wali Santri Desak Ponpes Ndholo Kusumo Dibuka Kembali, Kemenag Tegaskan Izin Pondok Tetap Dicabut