- Program Mami Sera di Kelurahan Mangunharjo Semarang menyatukan petani dan UMKM dalam ekosistem ekonomi.
- PT Pertamina memberikan pendampingan serta sarana produksi untuk memperkuat ketahanan pangan warga pesisir.
- Kolaborasi warga berhasil meningkatkan produksi serta omzet berbagai produk lokal melalui koperasi.
SuaraJawaTengah.id - Pagi di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, dimulai dengan aktivitas yang sederhana. Ada telur bebek yang baru datang dari peternak, beras hasil panen petani, hingga bandeng dari tambak pesisir. Namun di tangan warga, hasil bumi itu tidak berhenti sebagai bahan mentah.
Telur bebek diolah menjadi telur asin. Bandeng disulap menjadi presto, otak-otak hingga abon. Sementara hasil sawah digiling dan dikemas menjadi beras yang dipasarkan melalui koperasi.
Di balik aktivitas tersebut, ada sekelompok warga yang sedang berusaha mengubah potensi kampung pesisir menjadi sumber penghidupan yang lebih mandiri. Mereka tergabung dalam program Mami Sera, singkatan dari Mangunharjo Mandiri Sejahtera, yang dikelola melalui Koperasi Trengginas Jaya Abadi.
Salah satu penggeraknya adalah Utami Dewi. Bagi perempuan yang menjadi Ketua Koperasi Trengginas Jaya Abadi itu, telur asin bukan sekadar produk UMKM. Telur asin menjadi salah satu bukti bahwa usaha kecil yang dikerjakan bersama-sama bisa tumbuh ketika tidak lagi berjalan sendirian.
Utami masih ingat bagaimana kondisi pelaku usaha di Mangunharjo sebelum ada pendampingan dari PT Pertamina. Petani sawah, petani tambak, dan ibu-ibu UMKM sebenarnya sudah memiliki aktivitas ekonomi masing-masing.
Namun mereka berjalan sendiri-sendiri.
"Kami dulu sendiri-sendiri. Cari pasar sendiri, apa-apa sendiri. Kendalanya juga macam-macam karena sendiri-sendiri," ujar Utami ditemui Suara.com pada Rabu 12 Agustus 2026.
Perubahan mulai terjadi ketika Pertamina melakukan pemetaan sosial dan mengajak warga duduk bersama. Warga diminta menyampaikan potensi sekaligus persoalan yang mereka hadapi.
Dari pertemuan itu, lahirlah kolaborasi yang mempertemukan petani sawah, petani tambak dan UMKM dalam satu ekosistem ekonomi lokal.
Baca Juga: Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kampung 'Gang Presiden' Warga Berkostum Adat Olahan Limbah
Ibu-ibu UMKM kemudian mendapatkan rumah produksi sekaligus outlet. Para petani sawah memperoleh dukungan mesin penggilingan padi. Kelompok tani tambak mendapatkan mesin pembuat pelet pakan ikan.
Kini hasil produksi mereka bisa saling terhubung.
Petani bandeng yang panen dapat menyuplai ikan kepada koperasi. Bandeng tersebut kemudian diolah ibu-ibu menjadi berbagai makanan siap jual. Begitu pula hasil sawah yang digiling, dikemas dan dipasarkan melalui koperasi.
"Kalau petani tambak panen, nanti menginformasikan ke kami. Sebagian masuk ke Mami Sera, sebagian mereka jual ke luar," kata Utami.
Telur Asin Tanpa Tawas
Di antara produk yang diproduksi ibu-ibu Mangunharjo, telur asin menjadi salah satu yang memiliki cerita tersendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
Yoyok Sukawi Mundur Jelang KLB, Suksesi PSSI Jateng Makin Penuh Tanda Tanya
-
Bau Busuk di Gedung Kosong Kendal, Pria Terborgol Ditemukan Tewas
-
BRI Junio Hadir dengan Sentuhan Mobile Legends, Ada Kartu Koleksi hingga Cashback
-
Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat
-
Teriakan dari Sumur Bikin Geger, Warga Solo Dievakuasi Tim SAR, Begini Kondisinya