Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:01 WIB
Ilustrasi KPK, OTT KPK. (Dok. Suara.com)
Baca 10 detik
  • Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa pejabat Unsoed dan pihak swasta di Polresta Banyumas pada Kamis (21/8).
  • Kapolresta Banyumas membenarkan peminjaman ruangan tersebut, tetapi tidak mengetahui materi maupun jumlah orang yang diperiksa.
  • KPK belum memberikan keterangan resmi terkait perkara, status hukum, dan hasil dari pemeriksaan tertutup tersebut.

SuaraJawaTengah.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diam-diam melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak di Gedung Satuan Reserse Kriminal Polresta Banyumas, Purwokerto, Jawa Tengah, Kamis (21/8). Pemeriksaan tersebut disebut melibatkan sejumlah pejabat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto dan pihak swasta.

Pemeriksaan berlangsung tertutup sejak Kamis siang hingga malam. Namun, hingga kini KPK belum mengungkap perkara yang tengah didalami maupun status pihak-pihak yang menjalani pemeriksaan.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan beberapa pejabat Unsoed turut menjalani pemeriksaan. Sejumlah pihak dari kalangan swasta juga disebut hadir di lokasi yang sama.

Kehadiran pejabat Unsoed dalam pemeriksaan KPK menjadi perhatian karena lembaga antirasuah tersebut tidak biasanya membuka pemeriksaan di luar kantor KPK apabila tidak berkaitan dengan proses penyidikan yang sedang berjalan.

Salah satu pejabat Unsoed yang terlihat berada di lokasi adalah Wakil Rektor Bidang Akademik Unsoed, Prof Noor Farid. Ia sempat keluar dari Gedung Satreskrim menuju Masjid Mapolresta Banyumas untuk menunaikan ibadah salat sebelum kembali ke ruang pemeriksaan.

Saat ditanya wartawan mengenai pemeriksaan tersebut, Noor Farid tidak memberikan keterangan. Ia hanya tersenyum sambil berjalan kembali menuju ruang pemeriksaan.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus Parningotan Silalahi membenarkan bahwa tim penyidik KPK menggunakan ruangan pemeriksaan di Mapolresta Banyumas.

"Memang KPK pinjam ruang periksa, ya pasti kita kasih karena hubungannya kan kelembagaan," ujar Petrus.

Menurut dia, tim penyidik KPK tiba di Mapolresta Banyumas sekitar pukul 12.30 WIB dan langsung menggunakan ruang pemeriksaan di Gedung Satreskrim.

Baca Juga: Selain Plt Bupati Sukoharjo, Empat Kepala Dinas Juga Diperiksa KPK, Siapa Saja?

Namun, Petrus mengaku tidak mengetahui siapa saja yang diperiksa, jumlah orang yang diperiksa, maupun perkara yang sedang didalami.

"Saya enggak tahu berapa orang, siapa diperiksa, dalam rangka apa. Cuma memang minta (ruang) pemeriksaan kepada saya," katanya.

Hingga sekitar pukul 19.15 WIB, pemeriksaan masih berlangsung. Tidak ada keterangan resmi dari KPK mengenai materi pemeriksaan maupun status hukum pihak-pihak yang diperiksa.

Informasi mengenai keterlibatan pejabat Unsoed dalam pemeriksaan juga masih bersumber dari informasi yang dihimpun di lapangan dan belum dikonfirmasi secara resmi oleh KPK maupun pihak Unsoed.

Karena itu, belum diketahui apakah pemeriksaan tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan perguruan tinggi, proyek atau pengadaan, kerja sama dengan pihak swasta, atau perkara lain yang sedang ditangani KPK.

Pemeriksaan tertutup ini kini memunculkan pertanyaan mengenai perkara apa yang tengah dibongkar KPK di Banyumas dan mengapa sejumlah pejabat Unsoed serta pihak swasta dipanggil untuk menjalani pemeriksaan secara bersamaan.

Load More