- Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo beserta empat kepala dinas di Mapolresta Solo pada Rabu 29 Juli 2026.
- Pemeriksaan tersebut dilakukan terkait kasus dugaan pemerasan sejumlah perangkat daerah yang sebelumnya menjerat Bupati Sukoharjo Etik Suryani.
- Kasus pemerasan ini terungkap setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap Bupati Sukoharjo dan mengamankan empat orang lainnya.
SuaraJawaTengah.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Plt Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo di Mapolresta Solo, Rabu (29/7/2026) pagi.
Pemeriksaan itu berkaitan kasus pemerasan sejumlah perangkat daerah yang menjerat Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Richard Tri Handoko dan Kabag Umum Setda Tri Mulyo.
Dari informasi yang dihimpun, KPK tak hanya memeriksa Eko Sapto, namun empat kepala dinas setempat juga ikut dimintai keterangan.
Keempatnya adalah Kepala Kesbangpol, Budi Santoso, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Havid Danang Purnomo Widodo, Kepala DLH, Agus Suprapto dan Kepala Disdukcapil, Budi Susetyo.
Mereka menjalani pemeriksaan di Gedung Traffic Management Center (TMC) Satlantas Polresta Solo.
"Ya memenuhi panggilan KPK," kata Eko sambil berjalan menuju ruang pemeriksa TMC, Rabu (29/7).
Namun terkait kehadirannya bersama sejumlah ASN Pemkab Sukoharjo, Eko mengatakan dirinya tidak mengetahui siapa saja yang turut dipanggil KPK. Menurutnya, surat panggilan disampaikan secara langsung kepada masing-masing pihak.
"Kami tidak tahu, karena panggilan ini kan langsung ke masing-masing. Ternyata sampai sini ada teman-teman yang lain," paparnya.
Sebelumnya, KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Sukoharjo, Etik Suryani dalam dugaan kasus pemerasan.
Baca Juga: Bupati Pemalang Kena OTT, Jadi Operasi Tangkap Tangan KPK ke-18 Sepanjang 2026
Tidak hanya menyeret Bupati Sukoharjo Etik Suryani, KPK juga mengamankan empat orang lainnya yang diduga berkaitan dengan perkara yang tengah diusut, sehingga total ada lima orang yang kini menjalani pemeriksaan intensif.
Kasus di Sukoharjo menjadi sorotan karena KPK tidak hanya mengamankan kepala daerah, tetapi juga membawa empat orang lain yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama